Pastikan Protokol Kesehatan, Dispar DIY Gelar Simulasi Travel Agent dan MICE

user
danar 27 Juli 2020, 02:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Dinas Pariwisata (Dispar) DIY kali ini melakukan simulasi Standard Operating Procedure (SOP) protokol kesehatan bagi travel agent dan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) menuju Pranatan Anyar Plesiran Jogja mulai 24 hingga 25 Juli 2020. Simulasi ini dilaksanakan guna memastikan SOP protokol kesehatan terimplementasi pada semua sight yang dipakai dan sudah menerapkan ujicoba operasional terbatas.

Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo menyampaikan pelaku industri pariwisata di DIY terus berupaya berbenah diri dan menyiapkan segala sesuatunya sesuai SOP protokol kesehatan dalam rangka menuju masa Pranatan Anyar Plesiran Jogja atau era kenormalan baru. Setelah sebelumnya menggelar simulasi SOP protokol kesehatan pada beberapa destinasi wisata, Dispar DIY bekerjasama GIPI DIY baik ASITA, PHRI dan HPI menggelar simulasi serupa yang dikemas dalam agenda paket wisata 2 hari 1 malam.

"Selain memastikan implementasi SOP protokol kesehatan, simulasi ini pun guna mensinkronkan SOP semua stakeholder agar kenyamanan berwisata bisa terlaksana dengan baik," kata Singgih di Yogyakarta, Sabtu (25/7/2020) malam.

Singgih menjelaskan upaya simulasi tersebut sskaligus menjadikan role model standar berwisata di DIY menuju era kenormalan baru. Mengingat perkembangan kegiatan kepariwisataan yang sudah berjalan di DIY ternyata masih banyak yang belum standar sesuai SOP protokol kesehatan.

"Kami sekaligus melakukan pemantauan pendataan dalam destinasi dengan menggunakan Aplikasi Visiting Jogja," imbuhnya.

Simulasi tersebut diikuti 35 peserta perwakilan asosiasi pelaku pariwisata maupun instansi terkait yang dikemas agenda paket wisata 2 hari 1 malam serta didukung Dispar Kabupaten/Kota, PT Angkasa Pura 1, PT KAI serta Badan Otorita Borobudur (BOB) dan Bank Indonesia (BI) DIY. Simulasi dilakukan dari penjemputan di Stasiun Tugu dan keberangkatan melewati Bandara Internasional Yogyakarta (BIY). Rangkaian program tersebut antara lain hari pertama mengunjungi destinasi di Candi Prambanan, Tebing Breksi dengan Jeep Tour, Pegunungan Nglanggran dan Pinus Pengger dan diakhiri simulasi pelaksanaan MICE di hotel. Selanjutnya hari kedua dilakukan kunjungan di Malioboro, Museum Sonobudoyo, Kraton Yogyakarta dan hutan Mangrove Kadilangu kemudian berakhir di BIY.

"Selama kunjungan juga dilakukasi simulasi reservasi dalam jaringan (daring) Visiting Jogja yang sinergi dengan Jogja Pass," tegas Singgih.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASITA DIY Udhi Sudiyanto mengaku dari simulasi tersebut dari penjemputan kedatangan hingga kepulangan tamu bisa dinilai SOP protokol kesehatan telah diimplementasikan dengan baik. Dengan ujicoba ini diharapkan seluruh pelaku pariwisata DIY sudah siap menerima kunjungan wisatawan di era kenormalan baru.

"Semua sudah baik yang perlu diperhatikan adalah untuk selalu memonitor pelaksanaan SOP protokol kesehatan lapangan serta mengevaluasinya kedepannya. Khususnya bisa tetap mengedukasi ke wisatawan agar jaga jarak," pungkas Udhi.(Ira)

Credits

Bagikan