Wardoyo Wijaya: Tidak Tegak Lurus Rekomendasi Mundur Saja

user
tomi 26 Juli 2020, 17:14 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Ketua DPC PDIP Sukoharjo Wardoyo Wijaya menegaskan pengurus dan kader wajib tegak lurus satu komando memenangkan pasangan Etik Suryani-Agus Santosa (EA) dalam Pilkada 2020. Bagi yang tidak menaati instruksi partai maka diminta untuk mengundurkan diri dari partai.

Hal itu disampaikan Wardoyo Wijaya saat peletakan batu pertama pembangunan kantor PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo, Minggu (26/7). DPC PDIP Sukoharjo terkait pemenangan EA dalam Pilkada 2020 sudah menyampaikan resmi ke pengurus dan kader. Hal itu setelah turun rekomendasi dari DPP PDIP diberikan pada pasangan EA.

“Satu komando harus tegak lurus rekomendasi untuk memenangkan EA sesuai instruksi DPP PDIP. Semua harus berjuang menang dalam Pilkada 2020. yang tidak tegak lurus mundur saja,” ujarnya.

DPC PDIP Sukoharjo sengaja tegas terkait upaya pemenangan EA dalam Pilkada 2020. Sebab sudah ada dasar bagi pengurus dan kader mendukung pemenangan dalam Pemilu yang digelar 9 Desember mendatang. Selain itu juga sesuai dengan instruksi DPP PDIP agar pengurus dan kader tegak lurus mendukung calon yang mendapat rekomendasi partai. "DPP PDIP sudah mengeluarkan rekomendasi pada pasangan EA. Maka wajib bagi memenangkan EA dalam Pilkada 2020,” lanjutnya.

Wardoyo Wijaya menjelaskan, DPP PDIP sudah melakukan peninjauan dari berbagai sisi sehingga pengurus dan kader harus tegak lurus. Terlebih lagi setelah rekomendasi turun diberikan pada pasangan EA.

Ketua PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo Slagen Abu Gorda mengatakan, pembangunan kantor PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo menempati lahan di wilayah Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo. Pembangunan dilakukan dengan diawali peletakan batu pertama oleh Ketua DPC PDIP Sukoharjo Wardoyo Wijaya. Nantinya setelah selesai dibangun kantor akan digunakan sebagai pusat kegiatan pengurus, kader dan simpatisan PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo. (Mam)

Kredit

Bagikan