Desa Bulus Bangun Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi

user
ivan 25 Juli 2020, 12:48 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Bulus Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo berupaya membangun ketahanan pangan di tengan pandemi Covid-19. Pemdes mengajak masyarakat membudidayakan pisang di tanah kas desa yang selama ini menganggur dan belum dimanfaatkan dengan optimal.

Pengembangan kawasan tersebut dilakukan bekerjasama dengan Polres Purworejo.

Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito diundang dan hadir dalam kegiatan peremajaan dan perluasan budidaya di Desa Bulus. Selain terkait budidaya, Polres Purworejo juga menyalurkan bantuan beras untuk puluhan warga kurang mampu di Bulus.

"Kami berterima kasih sekali dengan hadirnya Polres Purworejo, ini memberi motivasi bagi masyarakat untuk semangat meningkatkan produksi," tutur Kepala Desa Bulus Damanhuri, kepada KRJOGJA.com, usai kegiatan peremajaan di lahan budidaya, Sabtu (25/07/2020).

Desa membudidayakan pisang jenis raja, cavendis, dan ambon pada lahan seluas kurang lebih tiga hektare. Sedikitnya 3.000 pohon dibudidayakan pada lahan yang selama ini hanya ditumbuhi ilalang dan beberapa tanaman keras itu.

Tanaman pisang, lanjutnya, dipilih karena berdasar penelitian yang dilakuan Universitas Gadjah Mada (UGM) beberapa waktu lalu, lahan di Desa Bulus dinilai cocok untuk budidaya komoditas itu. "Untuk yang ada saat ini saja hasilnya lumayan, meski belum optimal. Panennya dua minggu sekali," ucapnya.

Menurutnya, bentuk kerja sama yang dilakukan dengan Polres Purworejo antara lain adalah perawatan dan perluasan budidaya. Pemdes menargetkan budidaya pisang pada lahan seluas lima hektare di beberapa lokasi. "Kami meyakini kerja sama ini meningkatkan taraf ekonomi warga," ucapnya.

Kapolres Purworejo mengemukakan, kegiatan tersebut merupakan upaya kepolisian membantu pemerintah dalam rangka membangun ketahanan pangan masyarakat. "Terlebih, sekarang sedang pandemi, di mana sektor ekonomi terganggu, kami berharap program pengembangan kerja sama desa dengan polisi dan TNI seperti di Bulus ini, bisa membantu," tuturnya.

Kapolres menilai pihak desa telah mengawali program dengan baik. Terbukti dengan sudah dilakukannya budidaya hingga mencapai ribuan pohon dan sebagian besar sudah menghasilkan. "Ke depan tinggal dirapikan dan perluasan budidaya, kita bersama-sama dengan TNI siap membantu dalam kegiatan tersebut," tegasnya.

Dikatakan, ketahanan pangan juga menjadi perhatian pihak kepolisian karena terkait dengan kondusifnya situasi di sebuah wilayah. "Jika ketahanan pangan pangan lemah, masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan, bisa berpengaruh pada meningkatnya kriminalitas. Maka program ketahanan pangan ini juga salah satu cara kami menjaga situasi aman dan kondusif di masyarakat," tandasnya. (Jas)

Credits

Bagikan