Operasi Patuh Wajib Terapkan Protokoler Kesehatan

user
danar 23 Juli 2020, 15:40 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Polres Bantul gelar Operasi Patuh Progo 2020 selama 14 hari mulai Kamis (23/7/2020) hingga Rabu (5/8/2020). Kegiatan diawali dengan gelar pasukan di halaman Mapolres Bantul Kamis kemarin dengan pimpinan gelar Kapolres Bantul, AKBP Wahcyu Tri Budi S SIK MH diikui semua jajaran Polres Bantul.

Menurut Kapolres Bantul, operasi ini untuk meminimalisir beberapa permasalahan, serta untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya pada masa adaptasi kebiasaan baru. Dalam operasi ini dikerahkan 173 personel dari jajaran Polres Bantul.

"Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang diimbangi kegiatan penegakan hukum secara selektif, terukur dan tematik. Karena dalam berlalu lintas dibutuhkan adanya keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran lalu lintas," ungkap Kapolres Bantul.

Sasaran utama yakni, pengendara kendaraan bermotor tidak pakai helm pengaman, knalpot blombongan dan melawan arus, juga kendaraan bak terbuka. Ditambahkan, selama ini pelanggaran lalu lintas di Bantul didominasi kendaraan roda dua yang melanggar rambu-rambu lalu lintas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bantul juga menyampaikan penekanan dari Kapolda DIY, Irjen Polisi Drs Asep Suhendar MSi sebagai pedoman selama Operasi Patuh Progo 2020. Yakni, agar petugas tetap jaga kesehatan dan niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME.

Agar melaksanakan tugas secara profesional dan humanis, serta hindari tindakan dan perkataan yang dapat merusak citra polisi. Jalin kerja sama yang senirgi dengan srakeholder dan tetap berpedoman dan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan tugas.(Jdm)

Credits

Bagikan