Tilang Pelanggar Lalu Lintas, Tegur Pelanggar Protokol Kesehatan

user
danar 23 Juli 2020, 12:20 WIB
untitled

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali mengatakan fokus Operasi Patuh Candi 2020 yng berlangsung 23 Juli sampai 5 Agustus 2020 adalah pelanggaran-pelanggaran lalu lintas yang kasat mata. Selain itu menjadi ajang penyuluhan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19.

"Petugas akan menertibkan pelanggaran-pelanggaran kasat mata seperti tidak mengenakan helm dan melaju melawan arus. Kami juga akan sosialisasi adaptasi kebiasaan baru," kata Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali, Kamis (23/7/2020).

Dia mengatakan ada perbedaan pada operasi Patuh Candi tahun ini, yakni penindakan hanya 20 persen. Sedangkan Preemtif 40 persen dan prefetif 40 persen. Biasanya penindakan hukum diatas 60 persen.

Dikatakan pada sosialisasi adaptasi kebiasaan baru juga dilakukan penegakkan aturan protokol kesehatan, terutama pada penggunaan masker, dan penerapan sosial serta physical distancing di moda transportasi umum.

"Kapasitas penumpang di moda transportasi umum maksimal 50 persen. Penerapan sosial dan phisikal distansing harus tetap diperhatikan," kata dia.

Pada operasi patuh candi ini, terangnya, diterjunkan 60 perseonel polri dibantu TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan kabupaten setempat.

"Dengan bersama-sama mematuhi aturan untuk menekan angka kecelakaan," kata dia.

Dikatakan sejauh ini kendaraan luar daerah tetap diperbolehkan masuk dan tidak ada perlakukan khusus. Pemeriksaan hanya lakukan jika ada pelanggaran. (Osy)

Credits

Bagikan