Kejati DIY Selamatkan Keuangan Negara Rp 691 Juta

user
danar 22 Juli 2020, 20:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY selama tahun 2020 berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp 691.791.352. Selain itu juga melakukan penyelidikan dua perkara dan satu perkara dalam proses penyidikan.

Kajati DIY Sumardi SH MH mengungkapkan, penyelamatan keuangan negara itu dari tiga perkara kasus korupsi yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Yakni dua perkara kantor Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya Yogyakarta, serta kasus korupsi pungutan liar di Wisata Baron Gunungkidul.

“Ketiga perkara itu sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Dari ketiga kasus tersebut, kami berhasil selamatkan uang negara Rp 691 juta,” ungkap Kajati saat penyampain hasil kinerja dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60, Rabu (22/7/2020).

Dalam memperingati HBA ke-60, dilaksanakan upacara virtual dengan inspektur upacara Jaksa Agung. Kemudian dilanjutkan pemberian penghargaan satya lencan kepada pegawai kejaksaan yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun.

Lebih lanjut dikatakan Kajati, untuk penanganan perkara, sekarang ini Tim Pidana Khusus (Pidsus) sedang melakukan penyelidikan 2 perkara. Sedangkan untuk diproses penyidikan ada satu perkara.

“Mohon maaf untuk perkaranya belum bisa kami sebutkan karena masih didalami Tim Pidsus. Nanti kalau sudah memasuki tahap pra penuntutan, baru akan kami sampaikan semua,” terangnya.

Sedangkan untuk bidang intelijen, mulai Mei-Juli 2020 sudah 13 DPO yang berhasil ditangkap. Untuk Januari-Apri ada 1 DPO yang tertangkap sehingga totalnya sampai saat ini ada 14 DPO yang berhasil ditangkap.

“Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan penghargaan kepada Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejati DIY. Penghargaan itu supaya mereka lebih bersemangat dalam bekerja,” terangnya. (Sni)

Credits

Bagikan