Satu Positif, 12 Pegawai Dinas Koperasi dan UKM Diswab

user
danar 22 Juli 2020, 20:30 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Satu orang pegawai Dinas Koperasi dan UKM ditanyakan positif Corona dan saat telah dirawat di rumah sakit. Kemudian kemarin sebanyak 12 pegawai yang sempat kontak langsung dengan penderita, dilakukan swab dan 50 orang dilakukan rapid test.

Bupati Sleman Drs Sri Purnomo MSi mengatakan, pegawai yang positif korona ini sebelumnya melaksanakan pernikahan di Klaten. Setelah itu, ASN di Dinas Koperasi dan UKM ini menderita sakit dan dirawat di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan dinyatakan positif corona.

“Jadi mulai 5-17 Juli, korban cuti untuk nikah. Tapi 15 Juli kemarin, pegawai tersebut sakit dan dibawa ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan, dia dinyatakan positif corona,” kata Sri Purnomo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr Joko Hastaryo, Rabu (22/7/2020).

Atas informasi itu, Pemkab Sleman langsung bergerak untuk tracing. Kemudian kemarin, sebanyak 12 pegawai yang sempat kontak langsung maupun ikut menghadiri pernikahannya, dilakukan swab. Sedangkan 50 pegawai Dinas Koperasi dan UKM yang tidak kotak langsung dilakukan rapid test.

“Bagi pegawai yang satu ruangan dan sempat kontak langsung, tadi mengikuti swab. Sedangkan dari 50 orang yang rapid test, ada 1 orang yang reaktif sehingga langsung ditindaklanjuti dengan swab,” terangnya.

Bagi pegawai yang mengikuti swab, akan diminta isolasi mandiri sambil menunggu hasil pemeriksaan. Jika nanti dinyatakan positif, akan dijemput tim medis untuk dibawa ke rumah sakit agar mendapat perawatan.

“Sambil menunggu hasil swab, mereka kami minta isolasi mandiri di rumah. Kalau memang nanti positif, ya nanti akan dijemput dari rumah sakit,” terangnya.

Disinggung apakah pelayanan di Dinas Koperasi dan UKM tetap berlangsung, Bupati mengaku, untuk pelayanan sementara di Dinas Koperasi dan UKM dilaksanakan secara daring. Kebijakan selanjutnya akan menunggu hasil swab.

“Hasil swab akan jadi pertimbangan untuk menentukan Dinas Koperasi dan UKM tetap buka atau tidak. Tapi untuk saat ini, pelayanan dilakukan secara daring,” paparnya. (Sni)

Credits

Bagikan