Tanggap Darurat Dicabut, Kasus Positif Covid-19 di Purwokerto Meroket

user
danar 22 Juli 2020, 16:10 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Dengan dicabutnya tanggap darurat covid-19 dan diberlakukannya kebiasaan hidup baru atau new habit, ternyata kasus positif covid-19 di Kabupaten Purworejo melonjak. Bahkan kini menembus 100 orang yang terpapar covid-19.

“Hari ini dari 52 hasil swab yang keluar, menunjukkan ada 9 kasus positif baru. Sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 100 orang,” kata Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL, Rabu (22/7/2020).

Kondisi ini menurut dr Tolkha Amaruddin, menjadi warning bagi semua warga Purworejo untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, supaya tidak terjadi ledakan kasus.

Dijelaskan, dari 9 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, 6 orang diantaranya merupakan pejabat dan staf di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sedangkan 3 orang lainnya terdiri dari dokter, pegawai Puskesmas Banyuasin dan warga Kecamatan Bayan.

“Hari ini mereka dibawa ke RSUD Dr Tjitrowardojo untuk dilakukan cek status kesehatan meliputi status fisik, laboratorium dan rontgen. Selanjutnya langsung isolasi mandiri di rumah masing-masing, karena semuanya tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan,” tandasnya.

Selain itu, untuk mencegah penularan Covid-19, kompleks perkantoran di lingkungan Kantor Bupati Purworejo akan disterilisasi. Ada 4 instansi di kompleks tersebut yakni Sekretariat Daerah, BPPKAD, DPMPTSP dan Dinkominfo.

“Untuk DPMPTSP, pelayanan offline masih tetap berjalan, namun sebagian pegawai bekerja di rumah (WFH). Mereka yang WFH tetap memberikan pelayanan online dari rumah,” tambahnya. (Nar)

Credits

Bagikan