Geopark Karangsambung Siap Naik Kelas

user
agus 22 Juli 2020, 15:32 WIB
untitled

KEBUMEN KRJOGJA.com - Pasca meraih status geopark kelas nasional, akhir November 2019 lalu, Geopark Karangsambung Karangbolong kini bersiap naik kelas menjadi geopark global UNESCO atau geopark kelas internasional.

Untuk keperluan tersebut, di akhir Juli 2020 kami mendaftarkan usulan kenaikan kelas geopark kebanggaan Kebumen itu ke UNESCO. Pihak yang mengusulkan adalah Bupati Kebumen sebagai kepala pemerintahan di Kebumen, mengingat geopark ini adalah milik Kabupaten Kebumen," ujar Wakil Ketua Badan Pengelola Geopark Karangsambung Karangbolong, Azam Fathoni MSi, dalam Sosialisasi Geopark Karangsambung Karangbolong, Rabu (22/07/2020).

Dalam acara di kompleks Rumah Dinas Bupati Kebumen tersebut Kepala Balai Informasi dan Konservasi Kebumian Karangsambung (BIKKK) LIPI, DR Eddy Hidayat, bertindak sebagai nara sumber dan 12 camat kawasan Geopark Karangsambung Karangbolong dan sejumlah pejabat OPD (organisasi perangkat daerah) Kebumen sebagai peserta sosialisasi.

" Akhir Juli 2020 kami mendaftarkan usulan kenaikan kelas, kemudian 30 November 2020 tim penilai akan datang di Kebumen dan memulai tahap penilaian," ujar Azam.

Menurut Azam, Kebumen kini sudah siap menghadapi penilaian kenaikankelas tersebut. Untuk itu, kegiatan sosialisasi yang juga dihadiri Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, tersebut bertujuan untuk menyatukanlangkah, juga visi dan misi dari berbagai pihak yang terkait dengan pengelolaan kawasan Geopark Karangsambung Karangbolong.

Eddy Hidayat saat memaparkan materinya mengatakan bahwa dalam evaluasiterhadap Geopark Karangsambung Karangbolong pada 30 November 2020 mendatang, ada 2 opsi yang akan menentukan nasib geopark yang terbentang di 117 desa 12 kecamatan di Kebumen tersebut.

Dua opsi itu adalah berhasil lulus lalu mengalami kenaikan status atau gagal lulus dan harus drop out dari status geoparknya.

" Pertanyaannya adalah siapkah Geopark Karangsambung Karangbolongmendunia ? Naik kelas dan tidak drop out ? Naik kelas dan punya manfaat. Juga mencapai harapan adanya kenaikan wisatawan mancanegara yang datang," ujar Eddy. (Dwi)

Credits

Bagikan