Hati-hati, Kabupaten Klaten Zona Merah Covid-19

user
danar 21 Juli 2020, 23:25 WIB
untitled

KLATEN, KRJOGJA.com - Kabupaten Klaten kini dalam status zona merah Covid-19. Tingkat reproduksi penularan mencapai 2,2 atau dalam artian setiap seorang positif Covid 19 berpotensi menularkan pada dua atau tiga orang lainya. Seterusnya masing-masing orang yang tertular bisa menularkan lagi pada dua atau tiga orang lainya lagi.

Hal itu dikemukakan Asisten I Setda Klaten dr Rony Roekmito di sela diskusi publik terkait Pilkada Klaten 2020, di Pendapa Pemkab Klaten Selasa (21/7/2020).

“Klaten sekarang pada zona merah, angka reproduksi penularan 2,2, yakni 1 orang postif covid 19 berpotensi menularkan pada 2 atau 3 orang lainya. Hati-hati,” kata dr Rony.

Selain itu dr Rony juga mengingatkan agar pelaksanaan pemilihan kepala daerah mendatang benar-benar memperhatikan protokol kesehatan, agar tidak muncul klaster baru Pilkada. “Para penyelenggara Pemilu perlu hati-hati, jangan sampai TPS menjadi klaster baru,” tegas dr Rony.

Pada selasa 21 Juli terdapat satu pasien sembuh, namun juga ada penambahan dua orang terkonfirmasi positif Covid 19. Sedangkan seorang dinyatakan sembuh. Juru bicara Gusgas PP Covid 19 Klaten, dr Cahyono Widodo mengemuakkan, dua orang tersebut berasal dari Delanggu dan Wonosari. Sedangkan pasien yang sembuh juga berasal dari Kecamatan Wonosari.

Terpisah warga Dukuh Cokro Kembang, Daleman, Tulung, yang kini sedang menjalani isolasi mandiri mengaku stress. Penutupan pasar dan karantina mandiri puluhan warga, juga telah menyebabkan warga yang tidak isolasi juga terdampak, dijauhi oleh masyarakat lain. Sedangkan warga yang isolasi, selain stress karena Covid 19, juga semakin stress dengan adanya dampak sosial tersebut, ditambah lagi stress memikirkan biaya hidup, karena selama isolasi tidak memiliki penghasilan.

“Warga sini yang tidak isolasi mau pergi juga susah. Cuma mau beli pisang saja dinterogasi dari Tulung atau bukan, sampai dicek KTP nya, Karena warga Tulung disuruh balik pulang,” kata salah seoran warga yang sedang menjalani isolasi mandiri kepada KR via telepon.

Pemerintah Desa Daleman Kecamatan Tulung, Klaten memutuskan menutup sementara Pasar Cokro di Dukuh Cokro Kembang hingga tanggal 22 Juli 2020. Penutupan ini sambil menunggu hasil test swab sebanyak 27 warga sekitar pasar. Penutupan pasar tersebut merupakan perpanjangan yang semula dari tanggal 16 - 18 Juli, akibat adanya pedagang yang positif Covid 19.(Sit/Lia)

Credits

Bagikan