Depresi, Warga Dukuh Titang Gantung Diri Dalam Rumah

user
agus 21 Juli 2020, 19:11 WIB
untitled

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Diduga mengalami depresi, Suryanto (51), warga Dukuh Titang,RT 08/RW 03,Desa Simo,Kecamatan Simo, Boyolali, Jawa Tengah nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya.

Kapolres Boyolali,AKBP Rachmad Nur Hidayat melalui Kapolsek Simo,AKP Sunoto membenarkan adanya peristiwa tersebut." peristiwa itu terjadi pada Senin (20/7/2020) sekitar pukul 15.30 WIB," ujar AKP Sunoto,Rabu (21/7/2020).

Sunoto mengatakan,korban pertama kali ditemukan oleh anaknya Sony Setiyadi (27),yang bekerja sebagai Satpam pabrik di Boyolali. Mengetahui orang tuanya bunuh diri dengan cara gantung diri di kayu atap rumah dengan menggunakan sarung,Sony kemudian memanggil Supardi yang kebetulan perangkat desa setempat.

"Saat itu Sony sehabis pulang kerja mengetahui kalau orang tuanya meninggal dengan cara gantung diri,kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Simo," kata dia.

Adanya laporan sari masyarakat, Enam anggota Polsek mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bahwa Suryanto gantung diri di atap rumahnya. Suryanto gantung diri menggunakan sarung warna coklat yang dilipatkan di kayu atap rumahnya, dari pemeriksaan medis kematian korban murni karena gantung diri. Hal ini dibuktikan dengan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya dan kondisinya menunjukan ciri ciri khas gantung diri seperti mengeluarkan sperma dikemaluannya dan kotoran di duburnya.

"Dari TKP, polisi hanya menemukan sarung untuk mengakhiri hidupnya. Kesimpulan yang kita dapat baik hasil olah TKP maupun visum,korban murni gantung diri,tidak ada tanda kekerasan," ungkapnya. (*_1/Sit)

Kredit

Bagikan