Hanung : Satu Komando, Menangkan Halim-Joko

user
tomi 21 Juli 2020, 10:21 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Pertarungan Pilkada Bantul 9 Desember 2020 mendatang dipastikan berlangsung sengit. Duet H Suharsono - Totok Sudarto (Noto) bahkan sudah mempersiapkan posko pemenangan disejumlah di Bantul. Termasuk diresmikannya posko Relawan Gono-Gini sebagai wadah untuk pasangan Noto di Ring Road Timur Banguntapan.

Sebagaimana diketahui Noto diusung koalisi Partai Gerindra, Nasdem, PKS dan Partai Golkar.‎ Sementara PDI Perjuangan makin solid berjuang bersama menangkan duet Abdul Halim Muslih -Joko Purnomo. Dalam peresmiyan itu, juga dihadiri Kasani Suprobo yang merupakan mantan Komandan Satgas DPC PDI Perjuangan Bantul. Chang Wendryanto yang merupakan mantan anggota DPRD Kota Yogyakarta dan DPRD DIY dari PDI Perjuangan.

Ketua Relawan Gono-Gini, Kasani mengatakan, alasan bersama dengan kader senior PDI Perjuangan mendukung Noto, salah satunya akibat pengurus DPC PDI Perjuangan tidak pernah berkomunikasi dengan dirinya.

"Kita yang disini merupakan kader senior PDI Perjuangan Bantul tetapi tidak pernah "dikarohne" Pak Harsono justru yang ngaruhke," ujarnya, Senin (20/7).

Kasani menyatakan, Relawan Gono-Gini sebagian besar merupakan kader senior PDI Perjuangan Bantul. "Kami sudah siap dengan konsekuensinya, meski kita dulu sudah berjuang mati-matian untuk PDI Perjuangan," jelasnya. Chang Wendryanto mengatakan, Relawan Gono-Gini realistis ketika mendukung Noto. Salah satunya kinerja Suharsono selama menjabat sebagai Bupati Bantul berhasil. Sehingga butuh kesinambungan dalam kepemimpinan di Bantul.

Terpisah Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bantul, H Hanung Raharjo menegaskan, kader dan strutural PDI Perjuangan dari tingkat kabupaten hingga anak ranting kini sangat solid. Jika ada yang mengatasnamakan kader PDI Perjuangan dan mendukung Cabup/Cawabup diluar Abdul Halim -Joko Purnomo. Menurut Hanung orang tersebut bukan kader PDI Perjuangan.

"Kader dan pengurus struktural PDI Perjuangan, sangat solid dalam rangka memenangkan Pak Halim dan Mas Joko sesuai perintah partai," tegas Hanung. (Roy)

Credits

Bagikan