Nakes Terpapar Covid-19, Giliran Puskesmas I Kasihan Ditutup

user
danar 20 Juli 2020, 16:50 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) I Kasihan Bantul ditutup sementara untuk dilakukan penyemprotan Distinfektan, karena salah satu paramedis atau petugas kesehatan di Puskesmas tersebut Positif Covid-19. Penutupan dilakukan mulai Minggu hingga Selasa (19-21/7/2020) dan Rabu (22/7/2020) kembali melakukan pelayanan masyarakat.

Dengan ditutupnya sementara Puskesmas I Kasihan, sehingga selama pandemi Covid-19 di Bantul sudah ada 5 Puskesmas yang mengalami penutupan sementara. Sebelumnya, Puskesmas Pleret, Puskesmas II Kasihan, Puskesmas II Banguntapan dan Puskesmas I Bangutapan.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo mengungkapkan, di Puskesmas I Kasihan memang ada salah satu paramedis yang positif-Covid 19, maka secara prosedur Puskesmas tersebut harus distiril dengan penyemprotan distinfektan dan petugas yang lain wajib melakukan tes rapid maupun tes swab.

"Selama sterilisasi, sekitar 2 atau 3 hari Puskesmas ditutup sementara dan setiap ada kasus selalu dilakukan evaluasi, dikaji dan dianalisa untuk mengetahui hasil tes rapid maupun swab dari petugas yang lain," ungkap Agus.

Sementara, sampai Senin (20/7/2020) Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Bantul, sudah melakukan sekitar 10.000 tes rapid dan 1.000 tas swab di tempat rawan penularan, seperti di pasar dan pelayanan kesehatan, pelaku perjalanan, serta warga yang pernah kontak erat dengan yang positif Covid-19.

"Konsekuensinya petugas menemukan hasil positif Covid-10 dan itu logis jika kemudian angka positif Covid-19 di Bantul menjadi meningkat. Tetapi segi keuntungannya bisa segera ditemukan warga yang positif untuk dilakukan isolasi dan penyembuhan. Sehingga penularan bisa sedini mungkin dicegah," imbuhnya.(Jdm)

Credits

Bagikan