Pemutakhiran Data Pemilih, Bawaslu Siapkan 511 Posko

user
tomi 19 Juli 2020, 13:10 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purworejo menyiapkan 511 posko aduan. Posko ini tersebar di seluruh desa/kelurahan dan Panwaslu seluruh kecamatan serta di Kantor Bawaslu sendiri.

“Posko ini disediakan untuk tahapan pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) pemutakhiran data pemilih,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Purworejo Nur Kholiq SH SThI MKn, Sabtu (18/7).

Melalui posko-posko ini, warga masyarakat yang mengetahui adanya penyimpangan dalam tahapan coklit bisa dengan mudah mengadukan temuannya. “Coklit akan berlangsug hingga akhir Agustus nanti,” jelas Nur Kholiq.

Dikatakan pula, sesuai Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2019 dan Nomor 6 Tahun 2020, proses coklit dilakukan dengan mendatangi rumah warga. “Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) satu persatu mendatangi rumah warga untuk melakukan coklit. Bukan sampel lagi, ” tandasnya.

Pengawasan coklit dilakukan di masa pandemi dilakukan dengan menerapkan sistem protokol kesehatan. Mekanisme di lapangan dilakukan sama dengan proses pengawasan verifikasi faktual (verfak). Pengawas dibekali dengan alat pelindung diri (APD). “Bawaslu memberikan fasilitas APD yang digunakan para pengawas,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antara Lembaga Anik Ratnawati SPd berharap masyarakat ikut melakukan pengawasan partisipatif terkait kegiatan coklit ini. “Masyarakat dapat menyampaikan aduan jika menemukan pelanggaran melalui posko yang disediakan,” tambahnya. (Nar)

Kredit

Bagikan