Asyik Selfie di Pantai Depok, Tewas Diterjang Ombak

user
ivan 18 Juli 2020, 18:19 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Peristiwa memilukan terjadi di Pantai Depok Parangtritis Kecamatan Kretek Bantul, Sabtu (18/07/2020). Dwi Kurnia (33) warga Kalidadap Desa Selopamioro Imogiri Bantul tewas dihempaskan gelombang tinggi ketika sedang asyik selfie. Korban sempat dilarikan ke Klinik Darma Husada Kretek Bantul, namun setelah diperiksa ia dinyatakan meninggal.

Kapolsek Kretek Polres Bantul Polda DIY, Kompol Parmin mengungkapkan sekitar pukul 05.15 WIB korban serta keluarganya sampai di Pantai Depok Parangtritis Kretek. Mereka kemudian asyik bermain di pantai tidak jauh dari perahu nelayan.

Sekitar pukul 07.00 mendadak gelombang datang menghantam puluhan perahu nelayan di Pantai Depok dengan sangat keras. Setelah peristiwa tersebut korban tergelatak di sisi utara perahu, sejumlah orang di lokasi tersebut memberikan pertolongan dan membawa korban ke klinik.

“Karena korban sempat batuk-batuk, kemudian muntah darah akhirnya pingsan lalu dibawa ke klinik. Tapi setelah sampai klinik sudah meninggal," ujar S Parmin.

Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan luka dimuka ,dada dan perut. Luka tersebut ditengarai akibat dihempaskan perahu yang diterjang ombak.

Sementara tokoh masyarakat Pantai Depok Dardi Nugroho alias Dargon mengungkapkan berdasarkan informasi dari sekitar lokasi kejadian korban pagi itu sedang berfoto selfie di tepi pantai. Mendadak gelombang datang dengan sangat besar langsung menghantam korban.

"Berdasarkan informasi dilokasi kejadian, korban sedang main dipantai kemudian ombak datang sangat besar menerjang korban hingga terlempar dan terbentur perahu," ujar Dargon.

Sementara anggota Dit Polair Polda DIY dan SAR berhasil menyelamatkan 1 wisatawan yang terseret ombak Pantai Baru Srandakan Bantul. Kepala Pos Pantai Kuwaru Poncosari Kecamatan Srandakan dari Dit Polair Polda DIY, Aiptu Boniman mengatakan siang itu korban Yoyok Gunawan (29) warga Gang Kinanti Sleman Yogyakarta datang ke Pantai Baru bersama keluarganya.

Mereka kemudian asyik bermain air dekat palung, namun tidak diduga sebelumnya ombak besar datang menghantam. Akibatnya lelaki tersebut terseret arus balik ke tengah laut.

Melihat peristiwa tersebut anggota Dit Polair Polda DIY dan SAR memberikan pertolongan kepada korban. Dalam tempo singkat korban berhasil dibawa ke tepi pantai. "Setelah berhasil dievakuasi ke tepi pantai kemudian korban mendapat pertolongan di Pos SAR," ujar Boniman. (Roy)

Credits

Bagikan