Tidak Pakai Masker Diluar Rumah, KTP Disita!

user
agus 18 Juli 2020, 15:45 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Tindakan tegas akan dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo berupa penyitaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker saat berada diluar rumah. Petugas memberikan sanksi tersebut setelah dilakukan pembagian masker gratis dan sosialisasi selama tiga bulan. Aturan diterapkan juga sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Sabtu (18/7) mengatakan, tindakan tegas berupa penyitaan KTP-el bagi warga yang tidak memakai masker saat berada diluar rumah sudah diberlakukan. Aturan tersebut berlaku disemua wilayah di Sukoharjo di 12 kecamatan.

Satpol PP Sukoharjo memberikan sanksi tersebut setelah melihat masih rendahnya warga memakai masker diluar rumah. Temuan tersebut didapati saat petugas melakukan patroli wilayah sekaligus operasi kegiatan pembagian masker. Kondisi itu membuat geram mengingat warga sudah memiliki masker namun masih tidak mau memakai saat berada diluar rumah.

Tidak digunakannya masker oleh warga saat berada diluar rumah dikhawatirkan terjadi kasus penyebaran virus corona. Karena itu sanksi yang diberikan diharapkan bisa menjadi pembelajaran sekaligus efek jera bagi warga.

"Warga yang kedapatan tidak memakai masker saat diluar rumah akan dilakukan penyitaan KTP-el oleh petugas Satpol PP Sukoharjo. KTP-el boleh diambil lagi setelah warga pulang ke rumah mengambil dan memakai masker," ujarnya.

Tindakan tegas penyitaan KTP-el sudah disosialisasikan Satpol PP Sukoharjo ke warga. Pemkan Sukoharjo sudah membagikan masker gratis pada warga disemua wilayah. Pembagian serupa juga dilakukan sejumlah pihak dengan membagikan masker dan handsanitizer.

"Sosialisasi dan pembagian masker gratis pada warga sejak Maret hingga Juni kami anggap cukup. Selanjutnya warga tinggal memakai masker saat berada diluar rumah untuk membantu pemerintah memutus penularan virus corona," lanjutnya.

Pemberian sanksi penyitaan KTP-el diharapkan bisa meningkatkan kesadaran warga memakai masker saat diluar rumah. Disisi lain juga sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

"Sekalipun warga hanya pergi sebentar keluar rumah tetap wajib memakai masker. Apabila tidak berkepentingan maka sebaiknya tetap dilarang keluar dan wajib didalam rumah saja," lanjutnya.

Satpol PP Sukoharjo sekarang bersama petugas tim gabungan masih terus melakukan razia masker terhadap pengguna jalan disejumlah wilayah. Kegiatan digelar dengan melibatkan petugas dari sejumlah instansi lain tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

Razia masker digelar Satpol PP Sukoharjo bersama petugas gabungan lain berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sukoharjo Nomor 440/446 Tahun 2020 Tentang Penetapan Perpanjangan Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Virus Corona di Kabupaten Sukoharjo.

"Petugas sebelumnya juga sering melakukan razia masker disejumlah tempat tidak hanya di jalan, namun juga di pasar tradisional, pusat perbelanjaan modern dan perkantoran," lanjutnya.

Heru menambahkan, Satpol PP Sukoharjo bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dan pihak terkait sudah melakukan razia masker disejumlah wilayah. Hasilnya masih banyak pelanggaran dimana warga ditemukan tidak memakai masker saat melakukan aktivitas diluar rumah.

Pelanggaran dilakukan dari semua kelompok usia mulai orang dewasa hingga anak anak. Warga tersebut ditegaskan, Heru Indarjo saat terjaring razia mengaku memiliki masker namun tidak memakainya.

“Alasanya mau pergi keluar rumah sebentar. Warga itu punya masker baik beli sendiri atau mendapat pembagian gratis dari Pemkab Sukoharjo atau instansi lain tapi tetap tidak dipakai. Di lapangan pelanggaran masih banyak dan sering ditemukan anggota saat razia,” lanjutanya.

Rendahnya kesadaran memakai masker membuat Satpol PP Sukoharjo prihatin. Sebab jumlah kasus positif virus corona di Sukoharjo terus meningkat dan 12 kecamatan di Sukoharjo berstatus zona merah. Status tersebut ditetapkan mengingat disemua kecamatan ditemukan kasus positif virus corona. (Mam)

Credits

Bagikan