Antisipasi Dampak Klaster Pondok, Ponpes Al Barru Sementara 'Lockdown'

user
agus 18 Juli 2020, 14:21 WIB
untitled

WONOGIRI, KRJOGJA.com - Menyusul adanya pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di daerahnya kedapatan positif Covid 19, Ponpes Al Barru Bulusulur Wonogiri saat ini tidak membuka kunjungan tamu. Selain itu mulai Sabtu (18/7) ponpes dengan 135 siswa itu melakukan pembelajaran secara daring.

"Kami tunduk imbauan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) agar ponpes melakukan sistem daring dan tetap memperhatikan protokol kesehatan selama pandemi," kata Ketua Ponpes Al Barru Wonogiri Agung Susanto SE kepada KRJOGJA.com saat pembukaan pembelajaran daring di wisma tamu Ponpes setempat, Sabtu (18/7).

Dari pantauan wartawan, protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 sudah dilakukan jajaran pengasuh pondok pesantren sejak Maret 2020. Mereka yang masuk lingkungan pondok harus cek suhu badan dengan termo gun dan harus cuci tangan dengan hand sanitizer.

"Karena kemarin ada pengasuh ponpes lain positif Covid sepulang dari Demak maka kini kami tingkatkan kewaspadaan jangan sampai di sini tertular. Intinya kami tidak ingin kecolongan dengan tekad memutus mata rantai penularan Covid," tukas Agung didampingi pengurus lainnya, Weda Hendragiri SPd, Sabtu (18/7).

Menyusul surat edaran Kakemenag Wonogiri nomor 1064 tahun 2020 tertanggal 13 Juli 2020 pengasuh ponpes Al Barru memasang pengumuman tidak menerima tamu di gerbang utama pondok. Selain itu, sebanyak 135 santri/santriwati dikarantina mandiri serta mengikuti pembelajaran sistem daring.

"Untuk memantau kesehatan anak didik kami selalu koordinasi dengan DKK khususnya Puskesmas Wonogiri l maupun Sie Kesehatan internal," tutur Agung yang juga Sekdes Desa Sendang Wonogiri ini.-(Dsh)

Kredit

Bagikan