Padi Inpari IR Nutri Zinc Bisa Atasi 'Stunting'

user
agus 15 Juli 2020, 08:33 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Padi varietas Nutri Zinc sangat dibutuhkan dalam upaya mengatasi stunting di kabupaten ini. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat optimis kasus stunting bisa ditekan secara maksimal lantaran pembibitan padi varietas ini sudah bisa dilakukan di 12 kapanewon.

"Beras ini sangat tepat untuk atasi stunting di Kulonprogo. Apalagi pemkab saat ini punya program menyelesaikan kasus stunting. Nutrizing memang diperuntukkan mengatasi stunting sehingga kita punya andil mengatasi stunting secara nasional," tegas Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo saat Wiwitan dan Panen Padi Teknologi Jajar Legowo Super di Bulak Kelompok Tani (KT) Sideman Makmur dan KT Kedungrejo, Kalurahan Giripeni, Wates, Selasa (14/7).

Demi suksesnya upaya mengatasi kasus stunting di Kulonprogo khususnya dari sisi pangan yakni padi Inpari IR Nutri Zinc dan Inpari 44 Agritan maka dibutuhkan dukungan atau suport dari Kementerian Pertanian serta Dinas Pertanian dan Pangan DIY.

"Dengan bisa dilakukannya pembibitan di 12 kapanewon di Kulonprogo maka jenis padi ini bisa dikembangkan secara massal, karena bisa di tanam di seluruh wilayah kecamatan di Kulonprogo," ujarnya.

Nutrisi padi Inpari IR Nutri Zinc sangat bermanfaat untuk mengatasi stunting dan nanti bisa dikonsumsi setiap hari baik oleh ibu-ibu hamil maupun anak-anak balita. "Karena bisa dikonsumsi semua orang maka hukum ekonomi akan berlaku. Kalau banyak permintaan tentu harga juga akan naik," terang bupati.

Sementara itu Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Yogyakarta, Dr Soeharsono SPt MSi mengatakan, hasil risert terkini Balai Besar Penelitian Tanaman Padi telah menyeleksi padi yang punya potensi produksi tinggi dan nilai fungsional salah satunya Inpari IR Nutri Zinc Inpari 44 di atas rata-rata produksi padi varietas lainnya.

"Pendekatan fungsional mineral mikro zinc ini yang bermanfaat untuk proses metabolisme reaksi di dalam tubuh. Mampu meningkatkan fungsi tubuh untuk pertumbuhan. Konsumsi harian beras yang mengandung zinc asupan mineral mikro yang tinggi. Sehingga Rumah Tangga miskin ada kepastian nutrisi. Demikian juga ibu hamil yang mengkonsumsi beras varietas ini nutrisinya terpenuhi. Bayi lahir rata-rata akan normal. Keluarga dan anak-anak yang mendapat asupan beras mineral zinc tinggi mampu meningkatkan kecerdasan anak," jelasnya.

Sebagai dukungan terhadap program penurunan stunting

di Kulonprogo dan Nasional, maka dalam kegiatan demfarm teknologi Jajar Legowo Super Spesifik DIY telah ditanam varietas Inpari IR Nutri Zinc seluas 2,5 ha. Padi ini merupakan varietas unggul baru yang mempunyai kandungan Zinc rata-rata 29,54 ppm (lebih tinggi dari kandungan Zinc beras lainnya).

"Teknologi Jajar Legowo Super merupakan paket teknologi budidaya padi terpadu untuk padi sawah irigasi yang berbasis pada sistem tanam jajar legowo 2:1 dengan beberapa komponen teknologi sebagaimana tercantum dalam juknis budidaya padi jajar legowo super," ungkap Dr Soeharsono.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Ir Aris Nugroho menjelaskan, pihaknya saat ini sedang memperkenalkan beras Varietas Inpari IR Nutri Zinc dan Inpari 44. "Ini standar medium dan akan dijadikan premium. Ketahanan pangan kita periode panen juni sampai September, panen 6.000 hektare, sekitar 38.000 ton beras produksi. Kami optimis akhir tahun akan surplus besar. Pertahun 40.000 ton beras," tuturnya menambahkan pada masa pandemi di Kulonprogo pangan utama beras cukup. Karena Kuloprogo surplus beras setiap tahun mencapai 34.000 ton. (Rul)

Credits

Bagikan