'Mas Wabup' Kulonprogo Serahkan Bantuan Pembaca KR Untuk Seniman dan Waria

user
agus 14 Juli 2020, 21:21 WIB
untitled

WATES, KRJOGJA.com - Kasus Covid-19 di Kulonprogo memang relatif rendah, saat ini tercatat tiga pasien terpapar virus Korona, tapi kondisi tersebut tidak boleh membuat pemerintah dan masyarakat lengah. Apalagi menjelang berakhirnya status tanggap darurat Covid-19 DIY pada 31 Juli mendatang, semua pihak diminta tetap waspada dan mentaati semua protokol kesehatan.

"Diketahuinya tiga warga Kulonprogo terpapar Korona baru awal Juli ini. Artinya menjelang penerapan new normal, kita tidak boleh lengah dan tetap harus hati-hati terhadap kemungkinan penyebaran virus tersebut. Langkah tepat mencegah penyebaran Covid-19, menghindari kerumunan, menjaga jarak, selalu mengenakan masker dan rutin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Prinsipnya kita tidak boleh 'nyepelekke' kasus Covid-19," tegas Wakil Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, Fajar Gegana sebelum menyerahkan secara simbolis bantuan pembaca SKH Kedaulatan Rakyat pada Perwakilan Komunitas Seni dan Waria Kulonprogo, Suwanto di Kantor KR Biro/Perwakilan Kulonprogo, Kompleks Perdagangan Gawok, Wates, Selasa (14/7).

Penyerahan bantuan pembaca berupa 100 paket sembako disaksikan Wapemred SKH KR Ahmad Luthfie MA dan anggota Komunitas Seni Kulonprogo Kelik Parjiyo serta anggota Komunitas Waria Kulonprogo Tiara.

Lebih lanjut Wabup Fajar Gegana yang biasa disapa mas wabup mengatakan, selama pandemi virus Korona, sebagian besar masyarakat Kulonprogo terdampak langsung. Sehingga mempengaruhi kondisi ekonomi keluarga masing-masing. Termasuk Komunitas Seni dan Waria, hampir empat bulan tidak dapat job atau tidak bisa tampil, karena ada pembatasan keluar rumah. Padahal pentas merupakan ajang penting bagi para seniman dalam mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya.

"Dengan adanya bantuan ratusan paket sembako dari pembaca KR tentu sangat membantu warga kami khususnya Komunitas Seni dan Waria dalam mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari mereka. Saya atas nama pribadi maupun Pemkab Kulonprogo menyampaikan terima kasih pada manajemen dan pembaca setia KR yang selalu peduli terhadap warga yang mengalami kesulitan. KR memang migunani tumraping liyan," ujarnya.

Mas wabup juga menyampaikan terima kasih pada Komunitas Waria Kulonprogo yang masih punya rasa kepedulian, sebagian paket sembako bantuan pembaca KR

didistribusikan atau diberikan kepada 21 warga Pedukuhan Tunjungan Kapanewon Pengasih yang saat ini menjalani isolasi mandiri, lantaran dua warga setempat diketahui positif Covid-19. "Rasa kepedulian dan semangat gotong royong seperti ini yang harus selalu kita budayakan sehingga persatuan dan kesatuan Bangsa tetap terjaga," tuturnya.

Sementara itu Perwakilan Komunitas Seni dan Waria Kulonprogo sekaligus Dukuh Tunjungan, Suwanto membenarkan setelah dua warganya dinyatakan positif terpapar virus Korona maka 21 warga setempat dengan kesadaran sendiri menjalani isolasi mandiri. Hal tersebut ditempuh guna mencegah penyebaran virus Korona. "Informasi yang saya terima selain dua warga kami ada satu lagi warga Kapanewon Lendah juga terpapar virus Korona. Sehingga total kasus Covid-19 di Kulonprogo saat ini tiga orang," ungkapnya seraya menyampaikan terima kasih atas bantuan pembaca setia KR.

Khusus di Kulonprogo, 'Tim Dompet KR Bersama Kita Melawan Virus Korona' telah menyalurkan bantuan sebanyak empat kali di antaranya dua kali di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kulonprogo berupa sembako dan alat pelindung diri (APD), satu kali di Padepokan Kularan di Triharjo Wates Kulonprogo pimpinan Kiai Kelik dan sekarang bantuan bagi Komunitas Seni dan Waria Kulonprogo. (Rul)

Credits

Bagikan