PLN-BPN Kerjasama Perlindungan Aset

user
danar 14 Juli 2020, 23:10 WIB
untitled

SEMARANG, KRJOGJA.com - PLN UID Jawa Tengah menjalin kerjasama bidang agraria atau pertanahan dan tata ruang dengan Kantor Pertanahan (BPN) Provinsi Jawa Tengah. Kerjasama dalam rangka upayanya menjamin kepastian hukum aset-aset tanah milik PLN yang kini tersebar di banyak wilayah kantor cabang kota maupun kabupaten di Jawa Tengah.

Penandatangan kerjasama dilakukan di Ballroom Hotel PO Semarang disaksikan Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra, Perwakilan Unsur Pimpinan KPK Nawawi, Wakil Dirut PLN Darmawan Prasojo, Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo dan para Kepala Daerah se-Jawa Tengah.

Vice President Pengamanan dan Doks Asset Properti PLN, Andreas Heru Sumaryanto, membenarkan kerjasama tidak lain untuk menjamin legalitas aset milik PLN di beberapa wilayah di bawah Kantor Cabang yang tersebar di wilayah Jawa Tengah.

"Kini sudah ada 418 sertifikat yang sudah jadi dan diserahkan BPN kepada kami. Sisanya sekitar 1340 sudah diajukan oleh PLN kepada BPN dan segera akan diselesaikan secepat mungkin, tak sampai akhir tahun ini," ungkap Andreas Heru Sumaryanto, Selasa (14/7/2020).

Aset-aset PLN yang dimaksud dan disertifikasi BPN tersebut menurut heru umumnya berupa tanah yang ditempati untuk instalasi Gardu Induk (GI) dan Tower. "Lebih banyak tower untuk kabel listrik, dari pada GI-nya. Diperkirakan hingga 70 persen adalah tanah yang ditempati untuk tower," ungkap Heru.

Dengan adanya kerjasama ini menurut Heru diharapkan semua aset PLN akan terinventarisir dan terpenuhi aspek legalitasnya. Kerjasama ini menurutnya juga didukung dan mendapat pendampingan KPK serta support Pemprov Jawa Tengah. (Cha)

Credits

Bagikan