Polisi Kantongi Identitas Ibu Penelantar Bayi

user
tomi 13 Juli 2020, 12:31 WIB
untitled

SLEMAN,KRJOGJA.com - Petugas Unit Reskrim Polsek Depok Barat mengantongi identitas ibu yang menelantarkan anaknya usai dilahirkan di rumah seorang bidan. Tak hanya ibu bayi, seorang pria yang mengaku sebagai ayah dari wanita tersebut juga sudah diketahui identitasnya.

"Identitas pelaku sudah ada, tapi hidupnya menggelandang dan berpindah-pindah sehingga masih kita petakan posisinya,” ungkap Kapolsek Depok Barat, Kompol Rachmadewanto, didampingi Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Isnaini, Minggu (12/7).

Ibu bayi diduga berinisial SBR, sedangkan ayahnya TM. Keduanya merupakan warga asli Wonosari yang tinggal tidak menetap. Kedua inisial itu, didapatkan setelah petugas berhasil menemukan Messa Yunitasari (22), wanita yang namanya dicatut oleh penelantar bayi saat registrasi di rumah bidan Mei di Caturtunggal Depok Sleman.

Isnaini menambahkan, Polsek Depok Barat sudah memberikan nama Fais Ahmad Azami kepada bayi laki-laki tersebut yang artinya punya niat atau tekad yang kuat. Sementara itu pada Jumat (10/7) sore, polisi menyerahkan bayi itu kepada dinas sosial. "Penyerahan sesuai perintah Undang-undang dan saat ini kita fokus menyelidiki ibu yang sudah menelantarkan bayinya tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu Satuan Bakti Pekerja Sosial Kemensos Dinas Sosial Sleman, Subaidi, menjelaskan pengasuhan sementara ini sambil menunggu proses penyelidikan hingga sampai ibu kandungnya ditemukan atau

tidak. “Proses tersebut sampai dengan 6 bulan ke depan,” jelasnya saat ditemui usai penyerahan di rumah Bidan Mei.

Dikatakan, waktu 6 bulan bisa diperpanjang jika Kepolisian ada tanda-tanda akan menemukan ibu bayi. Jika perpanjangan waktu tidak juga menemukan ibu bayi, maka dinas sosial akan membuatkan akta terhadap bayi tersebut. Hanya saja, dalam akta tidak menyebutkan nama ayah maupun ibu sehingga bayi berstatus sebagai anak telantar. Akta tersebut menjadi awal proses adopsi yang saat ini sudah antre di dinas sosial provinsi.

"Kita tunggu dulu hasil penyelidikan, apakah ibu kandung ditemukan atau tidak. Jika nanti ditemukan namun ibu bayi dalam proses pidana karena penelantaran anak, maka bayi kita serahkan kepada keluarga besarnya,” jelasnya. (Ayu)

Credits

Bagikan