Nongkrong di Alun-alun Tanpa Masker, Warga Diusir Satpol PP

user
danar 12 Juli 2020, 16:50 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo mulai bersikap tegas terhadap warga yang masih beraktivitas di luar rumah tanpa memakai masker. Tim gabungan Satpol PP dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Purworejo, mengusir ratusan warga dari Alun-alun Purworejo, karena mereka tidak memakai masker, Sabtu (11/7/2020) malam.

Pengusiran itu dilakukan dalam razia dan sosialisasi penerapan kebiasaan baru atau new habit oleh pemkab, demi mencegah penularan Covid-19. "Kami menyasar alun-alun karena pusat keramaian di Purworejo, harapan kami warga benar-benar menerapkan protokol kesehatan," ungkap Kasi Opsda Satpol PP dan Damkar Purworejo Agus Pramono, menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, usai razia.

Namun, lanjutnya, masih banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran. Mereka yang terjaring razia kebanyakan adalah anak muda. Petugas meminta para pelanggar protokol kesehatan itu untuk pergi dari Alun-alun Purworejo. Tidak mudah bagi petugas mengusir mereka karena para pelanggar itu sedangn asyik menghabiskan malam minggu bersama rekan-rekannya.

Kasatpol PP dan Damkar Purworejo Budi Wibowo mengatakan, Alun-alun Purworejo merupakan kawasan wajib masker. Pengunjung, lanjutnya, wajib memakai masker saat berada di kawasan itu. Pemkab juga memasang rambu peringatan bagi warga untuk memakai masker.

Bupati menerbitkan peraturan tentang penerapan protokol kesehatan di era new habit. Aturan itu menegaskan adanya pengenaan denda maksimal Rp 50 ribu bagi warga yang tidak beraktivitas di luar rumah tanpa masker. "Namun belum diterapkan demi alasan kemanusiaan. Kami masih kedepankan pola-pola edukasi," terangnya.

Menurutnya, penertiban akan dilakukan secara rutin menyasar berbagai pusat keramaian di Kabupaten Purworejo. "Penertiban akan dilakukan berkala di pasar, alun-alun, dan objek wisata. Penertiban masker gencar dilakukan karena kami masih melihat kesadaran masyarakat yang masih rendah untuk terapkan protokol kesehatan," tandasnya.(Jas)

Credits

Bagikan