Covid-19 Tak Menyurutkan TNI - Rakyat Bangun Desa

user
danar 12 Juli 2020, 12:10 WIB
untitled

SEMARANG, KRJOGJA.com - Pandemi Covid-19 ini cukup membuat banyak masyarakat ketakutan terjangkiti virus mematikan ini. Namun tidak untuk prajurit TNI yang harus berada di garis depan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kodam IV Diponegoro.

Dengan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan standar pencegahan Covid-19, para prajurit TNI AD Kodam IV Diponegoro tetap menjalankan TMMD bersama masyarakat setempat guna membantu pemerintah daerah dalam rangka pemerataan dan percepatan pembangunan.

"Walaupun kegiatan dilaksanakan di tengah pandemic covid-19, program harus berjalan lancar aman dan sukses. Oleh karena itu, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, TNI bersama Rakyat dan unsur-unsur terkait lainnya tetap bersemangat menyukseskan TMMD Reguler ke-108 tahun 2020," ungkap Kapendam IV Diponegoro Letkol Kav Susanto, Sabtu (11/7/2020).

Di wilayah Kodam IV Diponegoro, TMMD Reguler ke-108 dilaksanakan di Kodim 0701 Banyumas, Kodim 0729 Bantul, Kodim 0717 Purwodadi dan Kodim 0725 Sragen.

“TMMD Reguler 108 kali ini dilaksanakan di Desa Petahunan Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas, Desa Sumberagung Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul, Desa Tambakselo Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan dan Desa Baleharjo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sragen,” papar Kapendam IV Diponegoro.

Lebih lanjut dijelaskan, titik berat sasaran fisik diarahkan pada pembangunan jalan. Hal ini dimaksudkan untuk membuka akses lalu lintas perhubungan dan perekoniman warga. Menurut Letkol Kav Susanto, sudah banyak hasik kerja TMMD yang berhasil membuka wilayah terisolir. "Dengan dibangunnya jalan-jalan tembus, maka membuka akses menuju desa sehingga memberi pengaruh pada pertumbuhan perekonomian warga. Dampak lain adalah makin meningkatkan harga tanah di wilayah tersebut," ungkap Susanto.

Digambarkannya, di Desa Petahunan Banyumas terdapat kawasan wisata air terjun sangat indah. Namun akses jalan menuju kawasan tersebut masih berupa jalan setapak yang sulit untuk dijangkau. Dengan dibangunnya jalan menuju kawasan tersebut, transportasi jadi lebih mudah dan murah sehingga dapat menarik minat wisatawan baik domestik maupun manca negara dan dapat mengangkat perekonomian warga.

Selain pembangunan jalan juga dilakukan pembagunan RTLH dan berbagai kegiatan non fisik lainnya, yang kesemuanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Cha)

Credits

Bagikan