Penyembelihan Hewan Kurban Perlu Sosialisasi Intensif

user
danar 12 Juli 2020, 11:10 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Dinas Pertanian dan Pangan (Dipertapang) Kabupaten Kulonprogo diminta secara intensif mensosialisasikan tata cara mengurus perizinan lokasi penyembelihan hewan kurban di luar rumah pemotongan hewan (RPH). Bersama Bagian Kesra Setda, Dipertapang dapat melakukan sosialisasi tentang tata cara pengajuan rekomendasi tempat penjualan dan pemotongan hewan kurban kepada takmir masjid.

Hal itu perlu dilakukan mengingat adanya Surat Edaran Bupati Nomor 451/1919 tentang Ketentuan Pemotongan Hewan Kurban Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah Dalam Situasi Bencana Covid-19 dan Surat Edaran Kepala Dinas Pertanian dan Pangan tentang tata cara pengajuan rekomendasi tempat penjualan hewan kurban dan tempat pemotongan hewan kurban.

"Sampai saat ini masih banyak takmir masjid yang belum tahu tata cara pengajuan rekomendasi tempat penjualan dan tempat pemotongan hewan kurban. Bahkan ada yang tidak tahu, kalau penyembelihan hewan kurban harus ada izin terlebih dahulu ke dinas. Karena itu, dinas segera mensosialisasikan secara masif," ungkap anggota Komisi IV DPRD Kabupupaten Kulonprogo, H Agung Raharjo ST.

Agung berharap dinas mempermudah tata cara perizinan lokasi penyembelihan hewan kurban. Bila perlu ada petugas khusus yang bertugas melakukan komunikasi dan mendata masjid yang akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban. "Petugas bisa membantu takmir masjid mengurus izin lokasinya, karena selama inip enyembelihan kurban tidak pernah harus mengurus izin atau memberitahu petugas atau dinas. Di masa pandemi ini, harus mengurus izin," ujar Agung.

Diharapkan, dinas juga dapat membantu menerbitkan izin dengan cepatujar Agung. Agung juga berharap Dipertapang menyiapkan rencana cadangan jika ada takmir masjid yang sampai akhir tidak mengurus izin, agar ada kebijakan dispensasi supaya berjalan baik.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Ir Muh Aris Nugroho MMA mengatakan pihaknya telah membagi tiga zona lokasi pengurusan izin lokasi penyembelihan hewan kurban, yakni zona wilayah utara, tengah dan selatan. Di Zona Utara, izin lokasi penyembelihan hewan kurban di UPT Puskeswan di Pedukuhan Sabrang Giripurwo Girimulyo, yang melayani perizinan Kapanewon Girimulyo, Kalibawang dan Samigaluh.

"Zona Tengah di UPT Puskeswan di Jalan Kawijo Pengasih, melayani Pengasih, Sentolo, Lendah dan Kokap. Zona Selatan dipusatkan di Puskeswan Jalan Wates-Purworejo dekat gudang Bulog, melayani perizinan dari Kecamatan Wates, Temon, Galur dan Panjatan," jelas Aris.

Menurutnya, surat rekomendasi akan diterbitkan oleh petugas Dipertapang paling lambat 10 hari setelah tanggal pengiriman permohonan. "Permohonan bisa daring dengan aplikasi TaniKu melalui taniku.kulonprogo.go.id. Fitur aplikasi TaniKu dengan mengklik Qurban Online New paling lambat 15 Juli 2020," ujarnya.(Wid)

Credits

Bagikan