Prajurit Yonif 406/CK Membanggakan di Medan Penugasan

user
danar 10 Juli 2020, 00:30 WIB
untitled

SEMARANG, KRJOGJA.com - Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari menyatakan bangga kepada Satgas Yonif 406/Candra Kusuma dan Yonif MR 411/Pandawa saat kembali dari tugas operasi Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini Sektor Selatan TA. 2019/2020 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (9/7/2020).

Pangdam menyampaikan terima kasih dan rasa bangga serta penghargaan yang tulus atas dharma bhakti dan pengabdian yang telah para Prajurit curahkan dalam melaksanakan tugas operasi. Satgas yang telah bertugas selama 10 bulan dan kembali dengan Kapal KRI Banda Aceh ini dinilai telah mampu melaksanakan tugas sesuai dengan target yang diberikan dari Komando atas.

“Kalian boleh bangga atas prestasi yang telah dicapai. Jadikan keberhasilan yang telah kalian peroleh sebagai sumber motivasi dalam upaya mencapai prestasi yang lebih baik pada masa-masa yang akan datang,” ungkap Pangdam IV.

Dengan terjadinya perubahan dan perkembangan situasi yang dialami di daerah penugasan dan saat ini di home base, tentunya banyak hal yang harus segera disesuaikan dengan tantangan tugas ke depan yang lebih kompleks.

“Tetaplah berfikir, berbuat dan bertindak dengan selalu mengedepankan pikiran jernih, cerdas dan dewasa. Jangan mudah terpengaruh oleh adanya isu-isu yang menyesatkan yang bersifat negatif dan tetap bangun kebersamaan yang harmonis baik di lingkungan satuan maupun dalam kehidupan berkeluarga,” tuturnya.

Dalam penyambutan yang berlangsung sire hari, hadir Kasdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Tjaturputra Gunadi G, Irdam IV Diponegoro Brigjen TNI Aby Ismawan, Irdivif 2 Kostrad Brigadir Jenderal TNI Bahram, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Kepala Pelindo Semarang, Danlanal dan Kapolrestabes Semarang.

Sebelum turun dari kapal dan diperkenankan kembali ke satuan, seluruh prajurit harus mengikuti pemeriksaan oleh Polisi Militer. Pemeriksaan dipimpin Dandenpom IV/5 Semarang Mayor CPM F Okto Femula untuk memastikan tidak adanya amunisi atau perlengkapan alutsista yang terbawa personil.

Prajurut Polisi Militer memastikan tak ada kendala untuk kembali ke satuan. Semua berjalan tertib lancar. (Cha)

Credits

Bagikan