Hidup Serumah Dengan Domba Jadi Masa Lalu Sukardi

user
agus 09 Juli 2020, 16:46 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Kehidupan Sukardi (63) warga RT 01 RW 05 Kelurahan Cangkrep Lor Kecamatan Purworejo, menarik perhatian banyak pihak. Pria itu tinggal serumah bersama beberapa domba peliharaannya, hingga kabar itu menjadi viral di Purworejo. Berbagai pihak mulai pemerintah hingga swasta, turun membantu mengatasi masalah itu.

Pemerintah mengalokasikan bantuan untuk menunjang kehidupan Sukardi dan Kumoro (40), keponakannya yang cacat sejak lahir. Bahkan ada pengusaha konstruksi yang membangunkan rumah tinggal di samping bangunan utama. "Sekarang banyak yang membantu, ada makanan, alat rumah tangga, juga dibangunkan rumah kecil. Kami tinggal di bangunan baru itu," ujar Sukardi, kepada KRJOGJA.com, Kamis (9/7).

Rumah berukuran 3 x 9 meter dengan satu kamar mandi, kamar tidur, dan ruang tamu itu dibangun permanen. Konstruksinya tembok dan atap baja ringan. Sukardi mengaku berterima kasih atas bantuan tersebut.

Sukardi menjelaskan, Ia dan Kumoro tinggal bersama domba peliharaan setelah kakaknya, yang merupakan ayah Kumoro, meninggal dunia. "Rumah kakak saya ditinggali Kumoro, dia cacat, jadi saya pulang menempati rumah waris itu. Kambing peliharaan juga sekalian dibawa," ungkapnya.

Namun karena tidak punya kandang, enam domba itu dimasukkan ke dalam rumah. "Dulu mau bangun kandang tidak mampu, jadi terpaksa dimasukkan ke dalam rumah," ucapnya.

Kesibukannya mengurus keponakan dan usia semakin tua membuat Sukardi tidak lagi bekerja sebagai buruh tani. Aktivitasnya hanya merumput untuk pakan kambingnya. Untuk kebutuhan harian, ia mendapat bantuan dari tetangga dan kelurahan.

Lurah Cangkrep Lor Tri Salyanto mengemukakan, bantuan sudah mengalir untuk Sukardi. "Harapannya ia bisa betah tinggal di rumah yang lebih layak itu. Untuk bantuan lain, juga sudah ada lewat dinas sosial," katanya.

Sementara itu, Kodim 0708 Purworejo menyalurkan bantuan paket sembako untuk Sukardi. Dandim Letkol Inf Muchlis Gasim menyerahkan bantuan, sekaligus mengecek kondisi terkini keluarga Sukardi.

Letkol Muchlis Gasim mengutarakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kodim dalam upaya untuk mengatasi kesulitan masyarakat. “Saya segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar bisa memperhatikan kehidupan Pak Sukardi lebih layak,” tegasnya. (Jas)

Kredit

Bagikan