Ahli UGM Sebut Eucalyptus Bisa Bunuh Virus Flu dan Corona

user
tomi 09 Juli 2020, 08:52 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Kementrian Pertanian bersama IDI meneliti lebih lanjut tanaman Eucalyptus yang dinilai bisa berpotensi membunuh virus Corona Sars Cov-2 (Covid-19). Kandungan senyawa 1,8 sineol pada tanaman tersebut dinilai mampu memberikan efek antivirus pada manusia.

Guru besar Farmasi UGM, Prof Suwijiyo Pramono mengatakan senyawa 1,8 sineol memiliki sifat antibakteri, antivirus dan ekspektoran untuk mengencerkan dahak. Prof Suwijiyo juga menyebut bawasanya pernah ada penelitian eucalyptus bisa membunuh virus Flu dan Corona Beta-Gama meski bukan Sars Cov-2 penyebab Covid-19.

“Sars Cov-2 ini virus baru sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan. Namun, memang pernah ada penelitian terkait eucalyptus ini dan bisa membunuh virus Flu serta Corona,” ungkapnya melalui rilis tertulis dari Humas UGM, Kamis (9/7/2020).

Eucalyptus menurut Suwijiyo selama ini dikenal masyarakat dan kerap digunakan sebagai bahan oles minyak kayu putih atau balsem. Produk inhaler atau hirup juga menggunakan bahan eucalyptus ini.

“Selama ini digunakan secara topikal (oles luar) atau inhalasi (hirup). Untuk oral atau sebagai obat dalam harus diteliti lebih lanjut lagi karena batasnya harus tepat, selama ini diketahui sekitar 0,3 sampai 0,6 mililiter,” ungkapnya lagi.

Terkait penggunaan sebagai obat luar dalam bentuk kalung yang bisa terhirup, Suwijiyo menyebut hal ini bisa saja dilakukan karena eucalyptus bisa memberi efek lega pernafasan dan tenggorokan. “Sediaannya mungkin cukup dalam bentuk minyak, dihirup untuk melegakan nafas dan mengencerkan dahak. Dalam hal ini bisa membantu pengobatan standar yang diberikan pada pasien Covid-19, bukan sebagai obat utama,” tandas dia. (Fxh)

Kredit

Bagikan