Polisi Sembuh Covid Sumbang Plasma Darah, Ini Alasannya

user
agus 08 Juli 2020, 21:05 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Empat orang polisi siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Polda DIY Selopamioro memberikan plasma darah di RSUP Dr Sardjito, Rabu (8/7/2020). Empat polisi yakni Agung Untoro, Riyanto, Dani Hasan dan Dwi Jaka sebelumnya menjadi pasien positif Covid-19 DIY yang telah dinyatakan sembuh.

Agung Untoro, salah satu polisi mengungkap sangat antusias ketika diminta ikut dalam program donor plasma darah untuk membantu pasien lain yang membutuhkan. Menurut Untoro, panggilan jiwa untuk kemanusiaan menjadi dasar mereka langsung menyetujui mengikuti donor plasma ini.

“Kami anggota Polri siap jiwa raga untuk kemanusiaan. Ada kesempatan ini kami bisa membantu orang lain dan sekaligus memberikan kado spesial untuk Kepolisian Republik Indonesia ke-74. Covid bukan bagian yang harus ditakutkan, kita sehat dan bisa sembuh, namun kita tetap harus waspada. Bagi masyarakat jangan jauhi mereka yang sedang sakit dan dukung agar segera sembuh untuk kemudian segera kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Sementara Wakapolda DIY, Kombes Polisi Raden Slamet Santoso menyampaikan bencana Covid-19 merupakan salah satu gangguan kamtibmas yang wajib mereka atasi. Salah satu upaya yakni memberikan sumbangsih plasma darah yang punya antibodi untuk membantu penyembuhan pasien positif.

“Bencana Covid ini jadi gangguan kamtibmas dan ini tugas kami untuk melakukan upaya mengatasi gangguan ini. Kami lakukan tidak hanya di DIY saja tapi juga di berbagai daerah Indonesia. Kami bantu penyembuhan melalui plasma darah dari yang pernah menjadi pasien positif. Plasma darah mereka bisa menjadi antibodi bagi pasien yang belum sembuh dan ini. Penyakit ini bukan aib jadi jangan justru dijauhi. Antibodi dari plasma darah ini kami harapkan bisa membantu untuk pasien di DIY,” terang Wakapolda.

Terapi plasma konvalesen sendiri merupakan metode klasik yang sudah digunakan sejak lama tercatat pada masa Flu Spanyol dan Ebola. Plasma darah pasien sembuh disalurkan pada pasien lain yang masih positif virus dengan harapan antibodi pasien sehat membantu penyembuhan. (Fxh)

Credits

Bagikan