Datangi Polsek, Messa Tegaskan Bukan Ibu Bayi Yang Ditinggalkan

user
tomi 08 Juli 2020, 15:06 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Kasus seorang wanita yang meninggalkan bayinya usai dilahirkan, mulai menemukan titik terang. Messa Yunitasari (22) asal Tepus Gunungkidul, Rabu (8/7) mendatangi Polsek Depok Barat. Ia memastikan jika namanya telah dicatut oleh ibu bayi saat datang ke rumah bidan Mei untuk dibantu proses melahirkan.

Messa mengaku kaget, karena namanya telat dicatut oleh ibu bayi laki-laki tersebut saat akan melahirkan. Padahal, ia mempunyai anak berusia 4,5 bulan sehingga tidak mungkin melahirkan dalam waktu dekat. "Saya merasa dirugikan karena data saya dipakai orang untuk proses persalinan. Saya malu karena nama saya banyak dibicarakan orang," ujar Messa didampingi suaminya, Hery Soelistyo (42).

Messa yang kini tinggal di rusunawa Dabag Condongcatur Depok Sleman ini juga mengaku kaget, karena pelaku juga mencatut nama ayahnya. Bahkan saat datang, pelaku juga membawa anak kecil dan meninggalkan alamat sesuai dengan alamat orangtuanya di Tepus Gunungkidul.

Panit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Mateus Wiwid mewakili Kapolsek Kompol Rachmadewanto menyatakan prihatin atas pencatutan nama itu. Kepolisian juga telah memanggil bidan Mei dan memastikan jika Messa bukanlah wanita yang datang ke rumahnya dan dibantu dalam proses persalinan.

"Setelah kita selidiki, ternyata Messa bukan ibu dari anak yang ditinggalkan usai dilahirkan. Messa adalah korban dari seseorang yang melahirkan dan tidak bertanggung jawab. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus itu dapat kami ungkap. Kami masih menyelidiki siapa ibu bayi dan lelaki yang mengantarkannya ke bisa," tandasnya didampingi Kanit Binmas AKP Wahyudi.(Ayu)

Kredit

Bagikan