Alumni Mahasiswa NTT Distribusikan Bantuan Tahap III

user
danar 22 Juni 2020, 02:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Alumni mahasiswa Yogyakarta asal Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menyalurkan bantuan sembako bagi mahasiswa NTT yang terdampak pandemi Covid-19 dan masih bertahan di Yogyakarta. Pendistribusian bantuan dipercayakan kepada Tim Teknis Jogja yang langsung mengantar ke sejumlah titik sebaran mahasiswa NTT di wilayah DIY.

Koordinator tim teknis jogja, Moris Sarumaha mengatakan, pendistribusian tahap III ini merupakan pendistribusian terakhir setelah tahap I dan II beberapa waktu lalu. Setiap tahap didistribusikan sebanyak 220 paket sembako sehingga jumlah totalnya sebanyak 660 paket. Satu paket berisi beras 5 kg, minyak goreng, mi instan, dan telur. "Kami menuntaskan operasi kemanusiaan 'Alumni Jogja Peduli Covid-19' di tahap III ini," terang Moris disela kegiatan di Posko Tim Teknis Jogja (Radio Sasando FM), Jalan Laksda Adisucipto Yogyakarta, Sabtu (20/6/2020).

Menurut Moris, kegiatan sosial ini diprakarsai para alumni mahasiswa Yogya asal NTT yang saat ini berada di luar Yogyakarta. Antara lain Ignatius Iryanto, Josep Jatareda, Melky Laka Lena, Ari Bali, Dami Bilo, Don Gede Sabon, Agustinus Nahak, Ricard Radja Ray, Joseph Bay, Valens Bay dan Enny Iryanto. Sistim distribusi dengan skala prioritas, terutama bagi mereka yang benar-benar sangat membutuhkan, dengan pola diantar langsung ke mahasiswa penerima. "Ini wujud rasa simpati dan dukungan dari para alumni kepada adik-adik yang sedang studi di Yogyakarta, agar tetap semangat di tengah pandemi ini," ujarnya.

Salah satu sesepuh NTT di DIY, Jhon S Keban mengakui, bantuan paket sembako yang disalurkan jumlahnya sangat terbatas dibanding jumlah mahasiswa NTT yang jumlahnya lebih dari 12.000 orang yang tersebar di barbagai wilayah di DIY. Namun demikian John sangat mengapersiasi dukungan dan perhatian yang telah diberikan para alumni kepada adik-adik mahasiswa. Pihaknya terus mengupayakan dukungan dari pihak lain, baik yang diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) kab/kota asal NTT di Yogykarta melalui Pemda DIY, maupun sumber lain.

Menurut Jhon, sebagai sesepuh sekaligus orangtua, maupun sebagai senior asal NTT (diaspora NTT di Yogya), dirinya dan sesepuh lain seperti Daniel Damaledo dan Amos Corputi berkeinginan untuk turut meringankan beban adik-adik mahasiswa yang sedang studi, terutama urusan makan dan minum untuk bertahan dalam suasana yang sulit ini. "Kami mengakui ada keterbatasan, sehingga bantuan belum bisa merata terdistribusi, tapi kami terus berupaya untuk menggalang bantuan dari banyak pihak untuk adik-adik mahasiswa," pungkasnya. (Dev)

Kredit

Bagikan