KPU Bantul Lanjutkan Tahapan Pilkada

user
agus 16 Juni 2020, 19:58 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Setelah tertunda selama 3 bulan, KPU Bantul kembali melanjutkan tahapan Pilkada secara resmi pada (15/6) lalu.

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho, Selasa (16/6) menuturkan kelanjutan tahapan Pemilihan ini didasarkan pada Surat KPU RI Nomor 258 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

"Maka kami KPU Bantul menindaklanjuti dengan menetapkan SK KPU Bantul Nomor 119 untuk melanjutkan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2020," jelasnya.

Ditambahkan Didik, tahapan pertama yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali PPK dan PPS beserta sekretariatnya. Sebelum diaktifkan PPK yang berjumlah 85 orang dan PPS yang berjumlah 225 orang ini sudah melalui penilaian kembali (assesmen) yang dilakukan melalui media daring. Selain assesmen, PPK dan PPS juga diminta mengisi surat pernyataan sehat khusus Covid -19.

"Dalam surat pernyataan ini, PPK dan PPS menyampaikan riwayat kesehatan serta riwayat perjalanan ke luar kota selama sebelum diaktifkan. Hal ini tentunya untuk mengantisipasi potensi penularan wabah Covid 19 dikalangan penyelenggara pemilihan," tambahnya.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bantul, Musnif Istiqomah menjelaskan PPK dan PPS ini akan bekerja selama 8 bulan terhitung sejak 15 Juni 2020 sampai dengan 31 Januari 2021. Dalam menjalankan tugasnya PPK dan PPS ini harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Adapun tahapan terdekat yang akan dijalankan adalah pemutakhiran data pemilih diawali dengan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pada tanggal 24 Juni.

"PPK serta PPS dalam kegiatan rakor maupun sosialisasi diharapkan mengutamakan media online atau tekhnologi informasi. Hal ini untuk mengurangi potensi kerumunan yang dapat menjadi media penularan wabah Covid19," tegasnya. (Aje)

Kredit

Bagikan