Warung Tutup, Permintaan Daging Sapi dan Ayam Turun

user
tomi 03 April 2020, 22:52 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Banyaknya warung makan yang tutup karena Covid-19 berimbas dengan penjualan daging sapi dan daging ayam pun turun hingga 50 persen lebih. Himbauan pemerintah untuk social distancing atau di rumah saja dalam antisipasi virus Korona juga berakibat daya beli masyarakat turun

"Meski harga daging sapi masih tetap, tapi penjualan turun hingga 50 persen, banyak warung bakso tutup karena daya beli masyarakat juga turun," ungkap pengusaha daging sapi Achmad Kurniawan ketika dikonfirmasi KRJogja.com Jumat (3/4).

Pemilik Depot Murni Jogja ini menyebutkan saat ini pasokan sapi di pasar juga sangat berkurang, tapi masih bisa memenuhi permintaan masyarakat karena pembelian juga turun drastis. "Harga daging sapi per kg  Nomor 1  Rp 125.000 jika bersih Rp 130.000, Nomor 2  Rp 115.000, iga dan rawonan Rp 100.000," jelas Achmad

Terpisah pengusaha daging ayam, Nindarto. menyebutkan  permintaan daging ayam dan distribusinya turun  50 persen hingga 75 persen. "Harga daging ayam juga turut tergerus. Peternak ayam yang terkena imbasnya, merugi," ucap Nindarto.

Disebutkan harga daging ayam saat ini 25.000/kg, turun dibanding harga normal sebelumnya di atas Rp 30.000/kg. "Padahal mendekati bulan puasa, biasanya saat Ramadan/Lebaran permintaan bagus. Saat ini kita hanya berharap kondisi segera membaik," harapnya.

Sementara beberapa peternak ayam untuk mengejar penjualan kemudian melakulan penjualan door to. door dengan penawaran istimewa, melalui medsos atau pada tetangga. "Ayam potong bobot 2 kg hanya dijual Rp 40.000   dengan ongkos potong Rp 7.000," ucap Yati yang  mendapat penawaran langsung dari peternak.  (R-4)

Kredit

Bagikan