Waspada 'Outbreak' Corona di Daerah

user
tomi 31 Maret 2020, 11:40 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Data Dinas Perhubungan DIY menyebut 70.875 pemudik sudah tiba di DIY hingga Senin (30/3/2020) kemarin. Mayoritas berasal dari zona merah yakni Jakarta dan sekitarnya.

Pakar UGM yang juga Koordinator tim respons COVID-19 UGM, dr. Riris Andono Ahmad menyebut pemerintah perlu menjaga agar tidak muncul kasus di daerah-daerah yang belum mengalami outbreak. Pasalnya, saat ini ada perpindahan orang-orang dari wilayah yang sudah terjadi outbreak ke wilayah yang masih dalam tataran zona hijau.

“Paling banyak di Jakarta dan beberapa kota lain, sehingga yang jadi masalah adalah di banyak daerah yang belum terjadi outbreak. Karena itu kebijakan tidak ada mudik perlu diberlakukan,” ungkap dr Doni saat video conference dengan wartawan.

dr Doni memberikan paparan terkait skenario penyebaran Covid-19 beserta beragam skenario intervensi di mana prediksi outbreak tidak terjadi pada saat yang bersamaan, tetapi bisa secara bergantian. “Ini yang harus diantisipasi karena puncak outbreak pun bisa berbeda-beda di setiap wilayah,” sambung dia.

Di DIY sendiri beberapa upaya dilakukan yakni untuk mengantisipasi lantaran memilih tak melarang pemudik datang. Petugas gabungan disiagakan di terminal bus yang menjadi lokasi wajib masuk bagi angkutan pendatang yang baru tiba di DIY.

Pemudik yang baru kembali juga diwajibkan menjalani karantina mandiri paling tidak selama 14 hari. Pun bila ada gejala langsung diminta mendatangi fasilitas kesehatan. (Fxh)

Kredit

Bagikan