50 Persen Pekerja Pemda se-DIY Diminta Kerja di Rumah

user
danar 24 Maret 2020, 13:01 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Gubernur DIY membuat surat edaran terbaru untuk mengatur sistem kerja pegawai baik ASN maupun non ASN di wilayah DIY, Selasa (24/3/2020). Pemerintah meminta 50 persen pegawai untuk bekerja dari rumah yang diatur oleh tiap-tiap pimpinan instansi berdasar beberapa hal pertimbangan.

Kepala Bagian Humas Dinas Kominfo Pemda DIY, Ditya Aji mengungkap surat edaran tersebut resmi berlaku mulai hari ini. Isinya, ASN dan non ASN yang bekerja di Pemda DIY maupun kabupaten kota serta instansi vertikal DIY bekerja terbagi 50 persen di kantor dan rumah.

“Porsinya 50 persen bekerja di rumah dan 50 persen di kantor. Digilir sesuai porsi masing-masing dan ditentukan kepala instansi. Ini upaya mencegah penyebaran virus Covid-19,” ungkapnya pada wartawan.

Beberapa pertimbangan diberlakukan untuk pegawai yang harus bekerja di rumah, yakni domisili lebih dari 40 kilometer, pengguna transportasi umum serta memiliki kondisi kesehatan kurang baik termasuk ada keluarga yang masuk dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau positif Covid-19. Ketentuan kerja di rumah juga berlaku untuk guru dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah selama siswa melakukan kegiatan belajar di rumah. (Fxh)

Kredit

Bagikan