Bukan Hoax, Ini Fakta Terbaru Perkembangan Corona di DIY,

user
tomi 16 Maret 2020, 11:23 WIB
untitled

PEMERINTAH Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memutuskan belum menetapkan Kasus Luar Biasa (KLB) untuk penyebaran wabah corana akhir-akhir ini. Namun, ada beberapa kasus yang muncul dan dinyatakan positif corona.

Biar tidak termakan 'hoax' atau berita palsu, berikut perkembangan atau fakta baru mengenai pemberitaan corona di DIY.

1. Balita positif Corona

Satu pasien RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dinyatakan positif terkena virus Korona jenis baru (Covid19). Ia merupakan pasien nomor 49, balita laki-laki berusia tiga tahun.

"Betul ada satu kasus positif virus Korona, masih anak-anak usia 3 tahun di RSUP Dr Sardjito. Yang lain baru diperiksa tetapi belum ada pernyataaan resmi positif,” ujar Sultan HB X.

Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan mengatakan, pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dan hanya mengunjungi Kota Depok beberapa waktu lalu. Pasien nomor 49 itu juga tidak pernah

melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19. “Pasien dirawat di RSUP Dr Sardjito sejak Senin (9/3) dan dinyatakan positif pada Jumat (13/3). Sampai saat ini masih berada di

ruang isolasi,” ujarnya.

Banu menjelaskan, orangtua dari balita itu juga ikut diisolasi untuk mencegah terjadinya penyebaran yang lebih massif. Meski begitu, hingga kini, hasil pemeriksaan kedua orangtua balita belum diketahui apakah positif virus Covid-19 atau tidak. “Hingga kini kedua orangtuanya tidak ada gejala batuk dan sesak napas maupun gejala Covid-19 lainnya,” tutur Banu.

2. Pasien Positif Corona Ditanggung BPJS Kesehatan

Sultan mengatakan pasien positif Korona ditanggung biayanya oleh

Badan Penyelenggar Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, namun pasien yang dinyatakan negatif tidak ditanggung pembiayaannya.

Untuk itu, Pemda DIY tengah mengupayakan agar pasien yang dinyatakan negatif pembiayaannya akan ditanggung oleh APBD nantinya.

3. Keluarga Sultan ‘Clear’

"Kami akan bahas lebih teknis anggarannya nanti. Saya sekaligus

mengkonfirmasi bahwa saya dan keluarga bukan termasuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Korona, pascakunjungan Raja dan Ratu Belanda belum lama ini. Tidak betul, semua sudah clear jadi sehat semuanya,” tegas Raja Kraton Yogyakarta ini.

4. RSUP Dr Sardjito Rawat 4 Pasien

Hingga saat ini, RSUP Dr Sardjito merawat empat orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yakni satu pasien nomor 49, kedua orangtua balita dan satu lansia usia 50 tahun. “Untuk PDP berusia 50 tahun, masih belum selesai hasil pemeriksaannya,” tandas Banu.

Juru Bicara (Jubir) Pemda DIY untuk Penanganan Virus Korona sekaligus Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DIY Berty Murtiningsih mengatakan, dari hasil laporan RS Rujukan Covid-19 DIY per Minggu (15/3), total data PDP yang sudah diperiksa/diswap sebanyak 17 orang, hasilnya negatif sebanyak 12 orang, hasil positif satu orang dan masih dalam proses 4 orang.

Bukan Hoax, Ini  Fakta Terbaru Perkembangan Corona di DIY,

Sedangkan pasien masih dirawat sebanyak 7 orang dan semua PDP dalam isolasi. "Tujuh orang yang masih dirawat itu terdiri 1 pasien positif, 4 PDP masih dalam proses uji lab dan 2 PDP yang hasil labnya negatif tapi masih harus dirawat di RS. Meski hasil lab negatif, pasien tidak begitu saja boleh pulang karena masih dalam masa pemantauan selama 14 hari serta memerlukan perawatan medis,” kata Berty. (Ira/R-1)

Kredit

Bagikan