Gandung: Jangan Biarkan Golkar Diobok-obok Orang

user
agus 29 Oktober 2017, 20:10 WIB
untitled

BANTUL (KRJogja.com) - Ketua DPD Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong Ormas (MKGR) DIY, Drs Gandung Pardiman  MM menilai,  adanya kader Partai Golkar yang terjerat kasus korupsi hanya karena apes. Oleh karena itu pihaknya mengajak semua pengurus untuk mengikhlaskannya dan  menjaga mencegah kadar-kadar Partai Golkar untuk tidak korupsi. 

 

"Kader-kader Partai Golkar yang terkena kasus korupsi hanya apes semata," kata  Gandung didampingi Sekretaris DPD Ormas MKGR DIY Agus Mulyono MM di sela-sela pelantikan pengurus DPD MKGR DIY periode 2017-2022, di Pendapa Gandung Pardiman Karang Tengah Imogiri Bantul  Minggu (29/10). Pelantikan dilakukan Ketua Umum DPP Ormas MKGR Drs H Roem  Kono didampingi  Sekjen DPP Ormas MKGR Drs Ir H Adies Kadir SH MHum.

 

Gandung mengatakan, pada tahun 1999 partai Golkar menghadapi goncangan yang sangat dahsyat bahkan waktu itu dibubarkan. Tetapi karena solidnya kader ditingkat bawah, sehingga Golkar  tetap solid dan bangkit kembali seperti sekarang ini. "Saya percaya meski meski ada kader Partai Golkar yang apes tidak akan berpengaruh kepada Partai Golkar yang memang  sudah teruji," tegas Gandung.

Oleh karena itu Gandung mengajak seluruh kader Partai Golkar benar-benar berpihak kepada rakyat, memperjuangkan rakyat dan tidak korupsi. Dalam kesempatan itu juga disampaikan  jangan sampai Partai Golkar diobok-obok orang lain apalagi yang  tindakan itu dating dari intern  Golkar sendiri. “Jangan sampai Golkar diobok-obok orang lain, apalagi orang Golkar sendiri,” ujarnya.

Ketua Umum DPP Ormas MKGR Drs H Roem Kono mengatakan, MKGR harus punya keberpihakan kepada masyarakat. Sehingga peran dari anggota MGKR bisa menyampaikan aspirasinya lewat Partai Golkar. Karena dengan memihak rakyat tersebut secara tidak langsung sudah melakukan pemerataan pembangunan.  "MKGR Harus berpihak kepada rakyat, gerakan sosial harus dikedepankan, " ujar Roem Kono. (Roy)

 

Kredit

Bagikan