Waspadai ASN Masuk Partai Politik

user
agus 27 Oktober 2017, 05:11 WIB
untitled

BANTUL (KRjogja.com) - Animo  masyarakat Bantul mengikuti seleksi menjadi anggota Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) tergolong rendah. Hingga batas akhir pendaftaran, Kamis (26/10)  kuota 9 orang untuk calon anggota Panwascam setiap kecamatan di Bantul belum semua terpenuhi. Oleh karena itu Panwaslu Bantul memperpanjang pendaftaran hingga tiga hari kedepan atau sampai tanggal Minggu 29 Oktober 2017.

“Ketentuannya setiap kecamatan itu minimal ada sembilan orang  pendaftar, tetapi sampai batas akhir ini belum semua terpenuhi, tetapi tidak ada juga lebih dari sembilan,” ujar  Ketua Divisi Penindakan dan Pelanggaran Pemilu Panwaslu Bantul, Harlina SH, Kamis (26/10).

Harlina mengatakan, sejauh ini Panwaslu akan segera turun ke lapangan untuk memantau dan memberikan sosialiasasi kepada masyarakat. Dijelaskan, dengan ketentuan sembilan orang itu setidaknya akan didapatkan anggota Panwascam berintegritas. “Dengan anggota Panwascam berintegritas, maka rakyat akan percaya,” ujar Harlina. Selain masih fokus dalam perekrutan anggota Panwascam. Sekarang ini Panwaslu Bantul sudah melangkah untuk melakukan pengawasan  tahapan pendaftaran parpol dan verifikasi.

Pihaknya sekarang sudah melakukan pengawasan tahapan penelitian administrasi berkas dokumen. Pengawasan melekat dengan KPU tersebut agar dalam pengcekan terpantau. Tidak hanya itu Panwaslu juga terus mengawasi  objek tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditengarai masuk partai politik, baik TNI dan Polri serta Pengawai Negeri Sipil (PNS).

Harlina mengatakan,  jangan sampai terjadi ASN masuk dalam partai politik. “ASN itu sudah kami awasi ketika verifikasi di KPU, sehingga kita bisa mencegah,” ujar Harlina. (Roy)

Kredit

Bagikan