Warga Kerjo Bulu Punya Sumber Air Bersih

user
danar 29 Agustus 2017, 23:55 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Sebanyak 17 kepala keluarga (KK) di Dukuh Kerjo, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu akhirnya terbebas setelah terisolir tidak memiliki sumber air bersih. Mereka mendapat bantuan sumur bor dari PT Batik Keris. Debit air yang dikeluarkan mencapai 5 meter kubik per detik dan mampu mencukupi kebutuhan warga.

Peresmian sumur bor dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Selasa (29/8/2017). Hadir pada kesempatan tersebut Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya dan Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto, Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, sudah sangat lama warga di Dukuh Kerjo, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu mendambakan memiliki sumber air bersih. Sebab setiap kemarau panjang warga selalu mengalami kekeringan. Usaha untuk menyalurkan air bersih sudah sering dilakukan Pemkab Sukoharjo. Namun karena terkendala medan wilayah berupa pegunungan kering maka menyebabkan proses penyaluran sering terkendala.

Adanya bantuan pembuatan sumur bor dari PT Batik Keris dalam program CSR sangat membantu. Sebab sumur tersebut mengeluarkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.

“Program CSR dari PT Batik Keris sangat membantu warga untuk mendapatkan air bersih dari sumur bor,” ujar Wardoyo Wijaya.

Pemkab Sukoharjo kedepan berharap ada perusahaan lain yang menjalankan program CSR demi kepentingan masyarakat. Salah satu sasarannya yakni di Dukuh Kerjo, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu dengan pembangunan sumur bor lagi.

Direktur Umum PT Batik Keris Handianto Tjokrosaputro mengatakan, proses pembuatan sumur bor dilakukan setelah melihat adanya kesulitan warga Dukuh Kerjo, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu mendapatkan air bersih. Cukup susah membuat sumur bor mendapatkan sumber air bersih untuk warga.

Pembuatan sumur bor pertama dilakukan pada 7 Februari 2017 lalu dan dites mampu mengeluarkan air bersih. Namun masalah muncul sehari kemudian terjadi kerusakan setelah paralon untuk mengalirkan air dari sumur tersumbat batu. Kerusakan juga terjadi pada mesin penyedot dan sumber air tidak lagi bisa digunakan.

Pengeboran kemudian dilakukan ditempat lain tidak jauh dari lokasi lama pada 6 Maret 2017. Pelaksanaan berjalan sukses dan berhasil mendapatkan sumber air bersih. Pada 5 Juni 2017 pengeboran selesai. Sehari kemudian dilakukan pemasangan seluruh instalasi dan berhasil diselesaikan.

“Proses pembuatan sumur bor untuk mendapatkan air bersih di Dukuh Kerjo, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu sangat berat. Sebab terkendala lapisan berupa batu,” ujarnya.

Sumur bor yang dibuat mampu menghasilkan 5 meter kubik air bersih per detik. Jumlah tersebut mampu memenuhi kebutuhan warga Dukuh Kerjo, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu.

“Setelah pembuatan sumur bor selesai dari bapak Bupati Sukoharjo memberikan bantuan berupa pemasangan jaringan listrik untuk menyalakan mesin pompa air,” lanjutnya.

PT Batik Keris siap dan sanggup memberikan bantuan berupa pembuatan sumur bor untuk warga lainnya yang membutuhkan. Bantuan diberikan untuk mengatasi masalah kekurangan air bersih diwilayah rawan kekeringan.(Mam)

Kredit

Bagikan