Remaja Yogya Kampanyekan Anti Nikah Dini

user
ivan 24 April 2017, 16:17 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Ratusan remaja dari wilayah DIY dan sekitarnya berkumpul di kawasan Pasar Seni Gabusan (PSG) Bantul, Minggu (23/04/2017) malam. Mereka melakukan aksi menolak nikah dini yang belakang marak dilakukan para remaja.

Para remaja yang tergabung dalam Generasi Berencana (GenRe) ini juga menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan yang diberi tajuk ‘Ngumbar Yuk’ ini terdiri dari berbagai agenda kreatif dan edukatif seperti aksi mural tematik (tunda nikah muda), pojok curhat, donasi buku serta berbagai kegiatan kesenian lainya.

Baca juga :

Pernikahan Dini di Kulonprogo Tinggi

Kepala BKKBN, Surya Chandra Surapaty menyatakan, GenRe merupakan sebuah jawaban terhadap tantangan dan permasalahan remaja di Indonesia saat ini. Kegiatan tersebut menurut Surya penting untuk dilakukan lantaran hasil Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035, pada tahun 2016 bahwa jumlah generasi muda usia 10-24 tahun mencapai 66,3 juta jiwa.

"Jumlah remaja yang besar tersebut akan dapat menjadi aset yang luar biasa bagi bangsa dan negara Indonesia apabila dikelola dengan baik. Untuk itu pembinaan yang tepat pada para remaja ini adalah bentuk investasi masa depan," ungkapnya.

Selain DIY, Surya mengungkap acara GenRe juga dilaksanakan di 10 provinsi lain seperti Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Kalbar, NTB, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Aceh, Jawa Barat, Lampung dan Sulawesi Barat. Ada empat yang ingin disampaikan para remaja, yakni menolak tidak menikah di usia muda, menghindari seks bebas dan penyalahgunaan napza, bertekad mempromosikan GenRe kepada seluruh masyarakat dan membantu program pemerintah membangun karakter remaja yang berintegritas.

Agung Widodo salah satu pemerhati remaja menilai adanya kegiatan GenRe menjadi salah satu hal positif untuk membangun generasi emas Indonesia di masa datang. "Saat ini kenakalan remaja marak terjadi khususnya di DIY, harapan kami banyaknya kegiatan positif yang bisa dilakukan di GenRe ini mampu memberdayakan remaja agar semakin aktif dalam arti positif," terangnya.

Di PSG sendiri, anak-anak muda dari berbagai wilayah DIY berkumpul untuk mendeklarasikan diri menunda menikah usia dini. Mereka menuangkan pernyataan juga lewat gambar mural di dinding kawasan PSG sembari menikmati aksi Prawiro Akustik, Denger Estrella serta Awan X Factor. (Fxh)

Kredit

Bagikan