Mahasiswa UGM Aksi Bungkam di Tugu

user
ivan 18 Maret 2017, 17:28 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Puluhan mahasiswa dari Dema Justicia Fakultas Hukum UGM melakukan aksi bungkam di simpang empat Tugu Yogyakarta, Sabtu (18/03/2017). Dalam aksi diam itu mereka mengungkap keprihatinan atas kasus mega korupsi e-KTP yang mencatut tokoh-tokoh besar Indonesia.

Koordinator aksi, Kuncoro Jati mengatakan aksi bungkam dilakukan lantaran mahasiswa kehabisan kata-kata lantaran muncul kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara hingga Rp 2,3 trilyun. Jumlah fantastis tersebut diperparah dengan keterlibatan tokoh-tokoh besar Indonesia yang selama ini dianggap sebagai contoh politisi bersih.

"Kita rasanya sudah kehabisan kata-kata saat mengetahui ada korupsi e-KTP yang jumlahnya sangat luar biasa ini apalagi dengan tokoh yang terlibat di dalamnya. Itulah alasan kita memilih aksi bungkam, karena ini wujud keprihatinan kami," tegasnya.

Dalam aksi bungkam ini, mahasiswa membawa tiga tuntutan yang sempat dibacakan secara langsung yakni meminta KPK mengusut mega korupsi ini hingga tuntas, minta KPK tak gentar menghadapi tekanan dari manapun dan ketiga memohon pada Presiden Joko Widodo agar tak menghiraukan intervensi dari pihak manapun yang menghendaki kasus ini mandeg. "Kami berharap KPK dan presiden mendengarkan keinginan kami ini," imbuhnya.

Di sepanjang aksi di simpang empat Tugu ini mahasiswa juga menyebarkan tulisan untuk masyarakat yang melintas bawasanya hari ini bangsa Indonesia sedang berusaha mengurai kasus korupsi besar e-KTP. "Kami merasa sudah sangat keterlaluan, hak warga negara untuk punya identitas saja di korupsi, tidak ada kata lain harus diusut hingga tuntas," pungkasnya. (Fxh)

Kredit

Bagikan