Pembangunan Jalur Lingkar Timur Habiskan Rp300 M

user
tomi 18 Januari 2017, 19:45 WIB
untitled

SUKOHARJO (KRjogja.com) - Pembangunan Jalur Lingkar Timur (JLT) menjadi prioritas utama untuk dipersiapan pengerjaanya dibanding Jalur Lingkar Barat (JLB) pada tahun 2018. Proses studi kelayakan atau FS telah selesai dan tinggal menyusun Detail Engineering Design (DED) ditarget selesai hingga akhir 2017. Total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan JLT sekitar Rp 300 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji, Rabu (18/01/2017) mengatakan, pembangunan JLT sepanjang 29 kilometer menjadi prioritas karena melihat dari persiapan dan kebutuhan. JLT nantinya berfungsi sebagai jalur utama penghubung ke Kawasan Industri Nguter (KIN) di Kecamatan Nguter.

"JLT nantinya dibangun dimulai dari Songgurungi di KIN Nguter hingga ke Desa Palur Kecamatan Mojolaban. JLT akan terhubung dengan flyover di Palur Mojolaban Sukoharjo dan Palur Jaten Karanganyar. Tersedianya JLT memudahkan pelaku industri mendapatkan akses transportasi," kata Suraji.

Suraji menjelaskan truk besar dan peti kemas sangat membutuhkan jalur khusus untuk melintas sehingga tidak dituding jadi penyebab kemacetan lalu lintas jalan. Sedangkan studi kelayakan diperlukan untuk mengetahui kelayakan pembangunan JLT dari segala sisi, mulai sosial, konstruksi, ekonomi dan lainnya. Setelah FS maka tahap selanjutnya yakni penyusunan DED.

"Semua proses persiapan kami harapkan bisa selesai hingga akhir 2017. Selanjutnya pembangunan bisa mulai dikerjakan pada awal 2018. JLB direncanakan dibangun mulai dari Songgorungi atau Kepuh Kecamatan Nguter hingga Bulakrejo Sukoharjo Kota. Khusus untuk JLB hingga sekarang belum ada kejelasannya." (Mam)

Kredit

Bagikan