Code Berpotensi jadi Kawasan Wisata

user
ivan 09 Januari 2017, 11:46 WIB
untitled

YOGYA (KRjogja.com) - Melalui program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) dari Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai Rp 1 miliar, BKM Kalurahan Suryatmajan merealisasikan untuk penataan kawasan di Kampung Gemblakan Bawah (RW 07, 08 dan 09).

"Dipilihnya Kampung Gemblakan Bawah karena pada waktu itu merupakan kampung terkumuh di Suryatmajan," tutur Ketua Panitia Festival Launching PCG, Adik Al Fajar.

Program PLPBK di Kelurahan Suryatmajan digunakan untuk penataan perumahan di bantaran sungai (M3K), pembuatan jalan selebar 3 meter, pembuatan saluran air hujan, pembuatan tembok talut, pembuatan ruang terbuka publik serta pembuatan pos pantau banjir. Penataan kawasan kumuh di Gemblakan Bawah dikuatkan dengan tambahan dana dari PLPBK tahun 2015 sebesar Rp 1 miliar serta program dari satker Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) DIY.

Adapun program dari satker PKP DIY adalah pembuatan biofel, pembuatan SAH dan SAL, pembuatan jaringan hidran kering, pembuatan balai pertemuan, serta pemasangan lampu di bantaran kali. Launching ini juga bertujuan sebagai awal kegiatan pemasaran PLPBK. Tujuan kegiatan ini mengenalkan kawasan pedestrian Code kepada pihak lain serta pemasaran program penataan kawasan yang belum terbiayai.

Sementara Pj Walikota Yogyakarta Sulistyo mengaku tidak mengira jika tepian Sungai Code bisa ditata dengan bagus. Ia berharap upaya yang sangat baik ini bisa terus dijaga dan dilestarikan. Malahan Sulistyo mengajak penataan ini bisa terus berkelanjutan dan merata di sepanjang bantaran Sungai Code.

"Saya yakin kawasan ini bisa jadi destinasi wisata alternatif. Tidak jadi daerah kumuh yang terpinggirkan, tapi bisa dikunjungi masyarakat banyak," jelasnya. (R-7)

Kredit

Bagikan