Ponpes Nurul Ummahat Suarakan Perdamaian

user
tomi 19 Oktober 2016, 20:23 WIB
untitled

YOGYA (KRjogja.com) -  Pondok Pesantren Putri Nurul Ummahat Kotagede Yogyakarta menjadi salah satu tempat yang mampu mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Karena itulah ponpes tradisional asuhan KH Abdul Muhaimin ini menjadi salah satu tujuan kunjungan delegasi Interfaith and

Intercultural Dialogue 2016,  Rabu (19/10).

Kegiatan yang dilaksanakan 18-19 Oktober ini diikuti delegasi lima negara, yakni Turki, Australia, Indonesia, Meksiko dan Korea Selatan. Rombongan delegasi dalam kegiatan yang diinisiasi Kementrian Luar Negeri RI dan Kementrian Agama RI melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) ini melakukan kunjungan dan dialog tentang kerukunan lintas agama dan budaya di berbagai tempat.

"Selama dua hari seluruh rombongan melakukan kunjungan ke beberpa tempat seperti Candi Prambanan, Borobudur, Gereja Ganjuran dan Ponpes Nurul Ummahat. Selain itu juga diadakan dialog kerukunan lintas negara, " tutur panitia penyelenggara Surahman.

Terpisah pengasuh Ponpes Nurul Ummahat KH Abdul Muhaimin menuturkan pondok yanh dipimpinnya merupakan lembaga pendidikan tradisional tertua dengan mengajarkan literatur klasik. Pendidikan di Ponpes Nurul Ummahat meliputi tiga aspek, seperti transfer knowledge, value dan

spirituality. (R-7)

Kredit

Bagikan