Penarikan Uang Kebutuhan Lebaran Menurun

user
ivan 14 Juli 2016, 13:28 WIB
untitled

YOGYA (KRjogja.com) - Jumlah peredaran uang tunai di DIY atau uang yang keluar (outflow) selama libur lebaran 2016 ini meleset dari target Rp 5,1 trilun hanya mampu terealisasi Rp 3,9 triliun. Hal ini ditenggarai dua kemungkinan yaitu perbankan telah menyiapkan stok uang tunai yang cukup dan penggunaan transaksi non tunai oleh masyarakat meningkat.

"Prediksi kita meleset dari yang kita persiapkan Rp 5,1 triliun hanya diserap Rp 3,9 triliun, bahkan lebih rendah dari pencapaian tahun lalu Rp 4,6 triliun pada saat momentum yang sama," ujar Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia  (BI) DIY, Hilman Tisnawan kepada KRjogja.com, Kamis (14/07/2016).

Pihaknya telah melakukan evaluasi uang tunai yang ditarik oleh perbankan, namun untuk yang ditarik masyarakat dimungkinkan lebih besar pada tahun lalu. Penarikan UPK oleh masyarakat tersebut diprediksi mampu mencapai sekitar Rp 400 miliar hingga Rp 500 miliar.

Untuk kemungkinan penggunaan transaksi non tunai masih akan dikaji lebih lanjut apakah telah menggeser transaksi non tunai. Hal ini terkait mulai turunnnya penggunaan uang tunai selama kebutuhan lebaran 2016.

Sedangkan untuk arus balik uang atau uang yang masuk (inflow) ke BI DIY,  Hilman mengutarakan belum terlalu terlihat pada Kamis (14/07/2016) ini. Tercatat mulai Senin (11/07/2016) lalu hingga saat ini inflow baru mencapai Rp 800 miliar. (R-4)

Kredit

Bagikan