Ngabekten Kraton, Tak Ada Kursi Rayi nDalem di Bangsal Kencana

user
tomi 05 Juli 2016, 15:43 WIB
untitled

YOGYA (KRjogja.com) - Kraton Ngayogyakarta memastikan upacara Ngabekten atau halal bi halal dengan Sultan dilaksanakan 7-8 Juli 2016. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Penghageng Tepas Tanda Yekti, Gusti Kanjeng Ratu Hayu saat berbincang dengan wartawan di Kraton Kilen, Selasa (05/07/2016).

Hayu menyampaikan pada hari pertama ngebekten yakni 7 Juli 2016 khusus bagi abdi dalem laki-laki dan dibagi dalam tiga sesi yakni pukul 09.00 untuk bupati/walikota dan SKPD DIY, pukul 12.00 untuk abdi dalem Wedhana dan pukul 15.00 untuk darah dalem. "Totalnya mungkin lebih dari 300-an karena terdiri dari bupati/walikota dan SKPD serta abdi dalem wedhana dan darah dalem ada 35 orang," terang puteri keempat Sultan ini.

Hari kedua atau tanggal 8 Juli 2016 ngabekten dilaksanakan oleh abdi dalem putri dan dibagi dalam tiga sesi. "Pertama nanti abdi dalem setri atau perempuan diawali istri bupati walikota dan ibu Pakualam dan nanti dilanjutka  abdi dalem pukul 12.00 dan 19.00 WIB," imbuhnya.

Sementara terkait tata cara ngabekten usai adanya Sabdaraja, Hayu menyampaikan tak ada sesuatu hal yang berubah. Namun, mulai tahun lalu (2015) memang tak lagi ada kursi khusus untuk rayi dalem Sultan di Bangsal Kencana.

"Sekarang rayi dalem posisinya sudah jadi sama seperti Sentono lainnya, faktanya memang sudah tak ada lagi kursi khusus bagi mereka di Bangsal Kencana. Hanya ada Ngarsa Dalem ka-10 (Sultan) GKR Hemas dan GKR Prima (puteri tertua GKR Mangkubumi)," terangnya lagi.

Hayu pun mengharapkan masyarakat bisa memahami pranata yang ada di Kraton Yogyakarta dan tak lagi salah mengartikan peraturan tersebut. (Fxh)

Kredit

Bagikan