Moratorium Toko Modern dan Karaoke Berakhir 2018

user
tomi 25 Februari 2018, 14:26 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Moratorium atau penghentian sementara pemberian izin baru terhadap toko modern, spa pijat dan tempat karaoke masih berlaku dan terakhir diterapakan di 2018. Sejak diterapkan tahun 2016 sampai sekarang dampaknya tidak terlalu signifikan untuk investasi di Sukoharjo.

"Pembatasan usaha dilakukan untuk melindungi pelaku usaha kecil dan menjaga iklim persaingan usaha tetap sehat. Toko modern yang izin operasionalnya telah habis tidak lagi bisa diperpanjang," kata 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sukoharjo Agustinus Setiyono, Minggu (25/02/2018).

BACA JUGA :

Izin Operasional Habis 58 Toko Modern Akan Ditutup Bertahap Selama Tahun 2018

Tegas! Lindungi Pedagang Kecil, 10 Toko Modern di Sukoharjo ditutup

Dia menjelaskan pemilik atau pengelola toko modern harus menutup sendiri tempat usahanya. Namun kenyataanya mereka tetap nekat membuka usaha dan memaksa petugas melakukan penutupan paksa. Moratorium juga diberlakukan Pemkab Sukoharjo untuk spa pijat dan tempat karaoke.  Keberadaanya sudah sangat banyak tersebar disejumlah wilayah. Akibatnya membuat persaingan usaha menjadi tidak sehat. Pembatasan juga dilakukan untuk tetap menjaga kondisi kondusif.

Kendati demikian, kata Setiyono Pemkab Sukoharjo masih memberikan kelonggaran bagi pemilik spa pijat dan tempat karaoke apabila izin usahanya telah habis maka bisa mengajukan perpanjangan. Penghentian pemberian izin hanya diberikan pada pemohon atau pendirian spa pijat dan tempat karaoke baru.

“Di Sukoharjo dari berbagai bidang usaha ada tiga yang terkena moratorium yakni toko modern, spa pijat dan tempat karaoke. Semua berlaku sampai 2018 ini dan soal diperpanjang atau tidak itu kewenangan bupati,” ujar Agustinus.

Dia menambahkan embatasan pemberian izin selama ini tidak terlalu berpengaruh pada iklim usaha di Sukoharjo. Investor tetap masuk untuk membuka berbagai jenis usaha lainnya. (Mam)

Kredit

Bagikan