Pembangunan Malioboro Sisi Barat Dilakukan Awal Maret

user
ivan 22 Februari 2018, 09:39 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Pemenang lelang proyek revitalisasi kawasan Malioboro sayap barat sudah didapatkan, khususnya untuk pembangunan semi pedestrian. Setelah lelang, sosialisasi penataan akan dilakukan segera mungkin supaya pembangunan fisiknya bisa dimulai pada awal Maret 2018.

Sudah ada satu pemenang penyedia jasa revitalisasi semi pedestrian kawasan Malioboro sisi barat dan kami akan ajak dalam sosialisasi kepada warga maupun komunitas yang berada disana. ”Sosialisasi tersebut dilakukan setelah paparan kepada Gubernur DIY pada 27 Februari 2018, barangkali beliau ingin memberikan masukan atau arahan supaya dapat diadopsi dalam sosialisasi tersebut,” papar Penjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Muhammad Mansur.

Mansur menjelaskan lelang penataan semi pedestrian kawasan Malioboro sisi barat dilakukan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemda DIY, sedangkan lelang berikutnya untuk pembangunan eks-bioskop Indra yang digunakan sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL) Centre nanti. Setelah lelang, sosialisasi bisa mulai secepatnya hingga tahapan pembangunan fisik mulai dilakukan pada awal Maret 2018.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPESDM DIY ini menyampaikan kesepakatan bersama yang memungkinkan yaitu libur sementara atau sistem buka tutup selama pembangunan fisik dilakukan serta menjelang hari raya Idhul Fitri bisa libur mulai H-19 mendatang. Pihaknya sangat memaklumi masa-masa itu merupakan masa panen bagi pedagang sehingga harus tetap dibicarakan agar mereka tetap berjualan dan sesegera mungkin pembangunan fisik bisa dimulai.

”Pembangunan revitalisasi semi pedestrian Malioboro hanya satu paket dimulai dari ujung Jalan Malioboro hingga Ngejaman. Pembangunan bekas gedung bioskop Indra sendiri belum dilelangkan menunggu jadwal dari ULP karena merupakan paket tersendiri sehingga belum ada perkembangan yang berarti,” kata Mansur.

Setelah memaparkan hal tersebut kepada Sultan Hamengku Buwono X, tim ULP akan memproses dan membuka lelang untuk pembanguan eks bioskop Indra dengan melibatkan instansi terkait. Sedangkan untuk penataan PKL di kawasan Malioboro, prinsipnya untuk yang sisi timur digolongkan dalam tiga zona.

Zona tersebut yaitu zona merah atau terlarang bagi PKL, zona kuning atau buka dengan pengaturan waktu dan zona hijau atau area yang diperbolehkan untuk berjualan PKL. ”PKL yang berada di zona merah akan dipindahkan ke eks bioskop Indra. Tentu saya harus hitung kembali daya tampung atau kapasitas tempatnya dan masih perlu duduk bersama baik dengan instansi terkait, komunitas PKL dan sebagainya,” tandas Mansur. (Ira)

Kredit

Bagikan