Pengiriman Rokok Bodong Digagalkan

user
tomi 20 Februari 2018, 18:50 WIB
untitled

KUDUS, KRJOGJA.com -  Pengiriman rokok bodong jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebanyak 12 koli atau sekitar 240 ribu batang dengan menggunakan bus umum dengan tujuan luar kota berhasil digagalkan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus.

Pengungkapan pengiriman barang kena cukai (BKC) ilegal itu dilakukan tim intelijen dan penindakan (inteldak) setelah mendapatkan laporan masyarakat.

Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus Iman Prayitno mengatakan, pengungkapan rokok ilegal yang diangkut bus umum tersebut merupakan hasil penindakan keempat selama bulan Februari 2018. Rokok ilegal senilai Rp 171.600.000 itu dikirim dari wilayah Jepara, pekan kemarin.

"Potensi kerugian negara mencapai Rp 88.800.000,” ujarnya melalui Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) KPPBC Kudus Dwi Prasetyo Rini, Selasa (21/2).

Sebelumnya, tiga kali penindakan selama Februari atas 776 ribu batang rokok SKM tanpa dilekati pita cukai dengan total nilai barang Rp 554.840.000, telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 336.920.000. Kerugian itu belum termasuk tembakau iris yang disita pada Februari sebanyak 24 karung seberat 840 kilogram senilai Rp 46.200.000.

“Jika dihitung sejak awal Januari 2018, kami telah melakukan 11 kali penindakan. Rokok ilegal yang disita mencapai 3.246.000 batang, total nilai barang  sekitar Rp 2,256 miliar," ungkap Dwi.

Dwi menambahkan KPPBC Kudus juga mengamankan tembakau iris dengan total senilai Rp 4.276 kilogram senilai Rp 235,18 juta. Dari serangkaian penindakan, kerugian negara yang berhasil kami selamatkan mencapai Rp 1,258 miliar. (Trq)

Kredit

Bagikan