Tidak Diundang Upacara Hari Pahlawan, Lukai Perasaan Veteran

user
agus 26 November 2018, 16:38 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Kabar tidak diundangnya veteran dan pepabri anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Purworejo ketika upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018, terdengar hingga LVRI pusat. Peristiwa itu dinilai telah melukai perasaan para veteran.

Anggota LVRI pusat Marsma (Purn) Juwono Kolbioen mengemukakan, adalah hal wajar apabila para veteran dan pepabri kecewa dengan Pemkab Purworejo. "Saya meyakini mereka kecewa tidak diundang karena ini masalah harga diri, karena telah menyentuh hal yang paling sensitif dari seorang veteran," ungkapnya dalam rilis yang diterima KRJOGJA.com, Senin (26/11).

Menurutnya, veteran sangat berharap dilibatkan atau diundang dalam peringatan Hari Pahlawan. Mereka, lanjutnya, tidak punya keinginan 'unjuk gigi' dengan memakai seragam dan tanda bintang kehormatan di hadapan masyarakat.

Kolbioen menegaskan, para veteran dan pepabri ikut karena ingin menularkan semangat dalam mempertahankan persatuan bangsa. "Dimana saya melihat semangat kebangsaan ini sekarang mulai luntur," tegasnya.

Bahkan, katanya, pemkab seharusnya memberi perhatian lebih dari sekedar mengundang veteran hadir dalam peringatan Hari Pahlawan.

Meski mendapat penghargaan berupa uang tunjangan dari pemerintah, namun tidak semua veteran pejuang hidup berkecukupan. Bahkan ada beberapa masih terbelit masalah kemiskinan. "Kiranya sangat pantas dengan sisa usia yang sudah terbatas itu, mendapat perhatian lebih dari pemerintah," tandasnya. (Jas)

Kredit

Bagikan