Pemkab Purworejo Dituntut Lebih Perhatikan Veteran

user
tomi 21 November 2018, 20:11 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo dituntut untuk lebih memperhatikan para veteran pejuang. Keluh kesah itu muncul dari kalangan veteran karena menilai pemkab jarang memberi bantuan untuk organisasi, bahkan tidak mengundang veteran dalam upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 lalu.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Purworejo Mayor (Purn) Ngadimin mengaku tidak mengetahui alasan pemkab tidak mengundang veteran dalam peringatan hari pahlawan. "Padahal pada 9 November, kami tunggu di kantor LVRI sampai sore, barangkali ada pegawai pemkab kirim undangan, nyatanya tidak ada yang datang, kami kecewa. Maka tidak berani berangkat upacara meski kami punya semangat dan keinginan yang kuat," tegasnya usai berkeluh kesah di hadapan anggota LVRI Pusat Marsma (Purn) Juwono Kolbioen, Rabu (21/11).

Meski demikian, para veteran tetap memperingati hari pahlawan dengan silaturahmi di aula Hotel Suronegaran Purworejo. Sebanyak 109 veteran pejuang kemerdekaan, pembela kemerdekaan, Seroja, veteran perdamaian dan janda veteran berkumpul.  

 Selain itu, menyoal bantuan juga dinilai kurang maksimal. Bantuan, lanjutnya, baru datang apabila pengurus LVRI Purworejo mengajukan proposal. "Itu juga merunut pengurus sebelumnya sampai sekarang, sepertinya sangat jarang proposal yang disetujui. Untuk jalankan organisasi, kami urunan setiap bulan," ujarnya.

  

Menurutnya, ada ratusan anggota veteran di Purworejo. Namun khusus veteran pejuang kemerdekaan, terdapat 19 orang yang masih hidup dan aktif beroganisasi.  Mereka berumur di atas 90 tahun dan sebagian besar hidup bersama anak-anaknya. Veteran masih bersemangat hadir pertemuan meski diantar keluarga.

"Namun ada satu yang sampai sekarang tidak punya rumah layak, namanya Kusnun warga Brengkelan, tinggal di rumah petak sempit dan rusak. Kami usulkan dapat bantuan rumah, belum terealisasi, sedangkan pemkab paling bantunya sembako saja," terangnya.(Jas)

Kredit

Bagikan